Viral SEA Games, Pesilat Indonesia Dipaksa WO Agar Kamboja Dapat Emas

Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih Kamis, 11 Mei 2023 15:57 WIB
Viral SEA Games, Pesilat Indonesia Dipaksa WO Agar Kamboja Dapat Emas

Atlet silat Bayu Lesmana diduga dipaksa WO dari SEA Games 2023/pgsdpenjasfpok.upi.ed

Harianjogja.com, SOLO—Viral atlet silat Sea Games 2023 Indonesia, Bayu Lesmana menangis di media sosial akibat dipaksa mundur atau WO.  

Pemaksaan ini dilakukan diduga agar tuan rumah Kamboja bisa mendapatkan medali emas. Namun tak hanya Bayu, wakil Malaysia juga dikabarkan WO.

Apabila informasi ini benar, maka pesilat Kamboja berhasil meraih emas tanpa melakukan satu pun pertandingan.

Diketahui, Bayu seharusnya masuk final nomor Men's Tanding U-45 kg pada Rabu (10/5/2023) dan melawan pesilat tuan rumah, Non Sromoachkhoram.

Namun Bayu tak kunjung muncul untuk bertanding sampai waktu yang ditentukan. Ia pun akhirnya dinyatakan kalah.

Selain itu, kabar ini juga diviralkan oleh rekan sesama pesilat Indonesia, Iedham Perdana Paramoura. Ia mengunggah kasus Bayu di media sosial pribadinya.

Ia menjelaskan bahwa Bayu memang dipaksa mundur tanpa bertarung dan akhirnya harus puas cuma mendapat medali perak di SEA Games Kamboja kali ini.

BACA JUGA: Siap-siap, Taman Parkir Pasar Argosari Gunungkidul Bakal Ditata, Segini Anggarannya

Iedham pun mengunggah video Bayu menangis saat melakukan panggilan video bersamanya.

"Kalian renggut semuanya..[Tuan rumah luar biasa]. Kalian ancam untuk mendapatkan satu keping emas dari seorang bayu. Ingat emas yg kalian dapat tidak akan menjadi apa-apa! Tapi sekeping emas yg bayu bawa,sangat berharga untuk semua orang dan keluarga nya!!" tulis akun Instagram @i.paramour pada Rabu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pihak Bayu Lesmana terkait informais yang beredar di media sosial.

Sumber: Bisnis.com 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online