UMKM Perempuan Solo Dapat Bantuan Alat Jahit dari BI, Ini Harapan Wawali Astrid
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
Atlet taekwondo Indonesia Megawati Tamesti Maheswari berpose setelah mengikuti upacara penyambutan atlet SEA Games di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (16/5/2023). (ANTARA/RAUF ADIPATI)
Harianjogja.com, JAKARTA—Atlet taekwondo Megawati Tamesti Maheswari bercerita sempat mengalami cedera saat melakukan persiapan SEA Games 2023. Belakangan ia mampu menjadi yang terbaik pada nomor kyorugi kelas 53 kilogram putri.
"Aku sempat cedera pas sebelum SEA Games tuh. Sempat dua bulan sebelum SEA Games apa satu bulan. Cedera hamstring. Itu sempat satu minggu benar-benar gak latihan sama sekali. Rest," ucap Megawati setelah upacara penyambutan atlet SEA Games di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (16/5/2023).
BACA JUGA: Selain Dramatis, Kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand Dibumbuhi Prank Wasit
Setelah tiga minggu istirahat, ia kembali berlatih seperti biasanya meskipun belum maksimal karena masih sakit yang dideritanya. "Alhamdulillah kemarin tuh dikasih penguatan sih. Jadi alhamdulillah banget [bisa juara]," katanya.
Medali emas yang didapat Megawati merupakan satu-satunya medali emas yang diperoleh dari cabang olahraga taekwondo pada SEA Games kali ini. Bagi Megawati sendiri, itu merupakan peningkatan setelah pada SEA Games 2021 ia hanya memperoleh medali perunggu.
Pada pertandingan final melawan atlet Thailand Chutikan Jongkolrattanawattana, Megawati sempat tertinggal 0-1 pada ronde pertama. Namun gadis 25 tahun itu mampu membalikkan keadaan pada ronde kedua dan ketiga untuk membawanya berbalik unggul 2-1 dan menjadi pemenang medali emas.
"(Saya bales di) ronde dua, ronde tiga. Ronde dua (tendangan ke kepala yang kena lawan), alhamdulillah kepala. Iya tendangan kepala semua. Sampai jatuh dia," papar Megawati.
Pada SEA Games kali ini, tim taekwondo Indonesia hanya menduduki posisi enam di klasemen akhir, dengan raihan satu medali emas, empat medali perak, dan empat medali perunggu. Meski catatan prestasi tersebut kurang impresif, Megawati yakin rekan-rekan setimnya memiliki potensi yang bagus untuk meraih prestasi, bahkan di tingkat yang lebih tinggi seperti Asian Games.
BACA JUGA: Erick Thohir: Terima Kasih Para Pejuang Bernyali Juara
"Sebenarnya bukan belum bisa sih. Sebenarnya kita bisa, cuma memang tadi seperti kata Pak Anthoni (Ketua Harian PB TI Musa Anthony Siregar) ada faktor luck, faktor keberuntungannya. Itu sih. Kalau menurut saya bisa kita tuh, mampu ke jenjang dunia itu. Cuma memang salah satunya jam terbang, jam terbang kita kurang," ujar Megawati.
Setelah perhelatan SEA Games ini, Megawati menyebut bahwa tim taekwondo akan kembali melaksanakan pelatnas. Tetapi mereka diberi libur selama satu hari, dan pada Kamis (18/5/2023) akan kembali berkumpul untuk menjalani latihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
Sleman memperkuat budaya literasi melalui perpustakaan. Layanan keliling bahkan menjangkau sekitar 128.000 pengunjung dalam setahun.
Poprida DIY 2026 digelar 14–23 September dengan 544 atlet. Paku Alam X menekankan disiplin, sportivitas, persaudaraan, dan kehormatan.
Pemkab Banyumas menargetkan Trans Banyumas kembali beroperasi 17 September 2026 setelah layanan berhenti sejak 30 Agustus.
JJLS Kelok 23 dibuka, Dispar Bantul akan mengevaluasi dampaknya terhadap kunjungan wisatawan dan masa depan TPR pantai.
KAI Daop 6 Yogyakarta melayani 1,26 juta penumpang KA jarak jauh pada Agustus 2026, naik 19% dibanding periode sama 2025.