Perokok Wajib Tahu! Ini Cara Rokok Memicu Kanker Mulut
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
Cesc Fabregas saat mengangkat trofi Piala Dunia setelah timnas Spanyol mengalahkan Belanda di laga final di Soccer City stadium, Soweto, Johannesburg pada 11 Juli 2010. Fabregas memutuskan gantung sepatu sebagai pesepak bola profesional pada Sabtu 7 Juli 2023. ANTARA/AFP/JAVIER SORIANO
Harianjogja.com, JAKARTA—Mantan gelandang Barcelona dan Chelsea Cesc Fabregas telah mengonfirmasi telah gantung sepatu sebagai pesepakbola profesional pada umur 36 tahun. Fabregas mengungkapkap bahwa dia mengakhiri 20 tahun kariernya sebagai pemain melalui pernyataan di akun Twitter-nya.
"Dengan sangat sedih bahwa waktunya telah tiba bagi saya untuk gantung sepatu," kata Fabregas pada Sabtu (1/7/2023).
Dia memulai kariernya saat membela tim akademi Barcelona sebelum pindah ke Arsenal dan melakoni debutnya di tingkat senior pada 2003. Namanya mulai dikenal bersama The Gunners dan bahkan ditunjuk sebagai kapten pada 2008, tetapi dia gagal meraih trofi utama selama delapan musim di klub London itu.
Dia kemudian kembali ke Barcelona pada 2011, satu tahun setelah menjuarai Piala Dunia bersama timnas Spanyol. Bersama Barcelona, dia menjuarai enam trofi termasuk LaLiga, Copa del Rey dan Piala Dunia AntarKlub.
Fabregas lalu pindah ke Chelsea pada 2014 dan menjalani karier yang cukup sukses di sana dengan meraih empat gelar, termasuk dua trofi Liga Premier Inggris.
Dia juga menghabiskan tiga musim bersama Monaco (2019-2022) dan yang terakhir di klub Serie B Como selama satu tahun sebelum memutuskan pensiun. "Dari hari pertama saya di Barca, Arsenal, Barca lagi, Chelsea, Monaco dan Como, saya akan menghargai mereka semua."
Sementara, di level internasional, Fabregas telah memenangkan segalanya. Dia termasuk dalam 'generasi emas' timnas Spanyol yang telah memenangkan Piala Dunia (2010) dan dua gelar Piala Eropa (2008 dan 2012).
"Dari mengangkat Piala Dunia, Euro, hingga memenangkan segalanya di Inggris dan Spanyol serta hampir semua trofi Eropa, ini merupakan perjalanan yang tidak akan pernah saya lupakan," lanjutnya.
Dalam pernyataan itu, Fabregas mengungkap langkah selanjutnya yang dia ambil setelah pensiun. Dia kini mengambil posisi pelatih bagi tim B Como dan bersemangat untuk segera memulai kariernya sebagai pelatih.
"Tim sepak bola yang menawan ini memenangkan hati saya sejak menit pertama dan datang kepada saya pada waktu yang tepat dalam karier saya. Saya akan menyambutnya dengan kedua tangan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
PP Tunas memungkinkan perubahan status risiko TikTok, Roblox, dan YouTube jika lolos evaluasi perlindungan anak digital.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.