Dinkes Bantul Pastikan Belum Ada Temuan Influenza A di Bumi Projotamansari
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Ilustrasi / Facebook
Harianjogja.com, JOGJA—Liga 3 region DIY rencananya akan digulirkan pada November-Desember 2023 mendatang. Hal itu diputuskan dalam hasil Kongres Biasa Asprov PSSI DIY yang diselenggarakan pada Minggu (24/7/2023) di kawasan Timoho.
Ketua Umum Asprov PSSI DIY Dessy Arfianto mengatakan, penetapan bergulirnya Liga 3 itu disesuaikan dengan pertimbangan jadwal putaran nasional. Pada musim ini Liga 3 Nasional kabarnya bakal diselenggarakan pada April 2024 atau seusai Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
"Rangkaian kompetisi di DIY akan kami mulai bulan September, untuk Liga 3 DIY bakal berlangsung selama dua bulan, November dan Desember 2023 nanti," kata Dessy.
BACA JUGA : N'Golo Kante Beli Klub Liga 3 Belgia
Dia menjelaskan, dengan diselenggarakan pada akhir tahun otomatis pengeluaran klub bisa ditekan. Sebab persiapan klub Liga 3 tidak terlalu panjang, belum lagi jika klub tersebut masuk putaran nasional praktis perlu menunggu jeda sekitar tiga bulan.
"Jadwal ini kami sudah sesuaikan dengan pusat. Karena 2024 ada banyak kegiatan nasional termasuk Pemilu. Selain itu, untuk beberapa bulan mendatang, seluruh pemain yang ada di DIY bisa fokus dulu untuk mempersiapkan diri ke ajang babak kualifikasi PON yang bakal digelar Oktober 2023 nanti," jelas Dessy.
Saat ini Asprov PSSI DIY sedang mempersiapkan tim BK PON. Dari empat nomor yang ditandingkan, tim DIY dipastikan bakal mengikuti semuanya. Sehingga menurut Dessy akan lebih ideal jika kompetisi Liga 3 DIY digelar sesuai agenda tersebut.
Adapun regulasi Liga 3 DIY juga telah dibahas bersama seluruh tim peserta kompetisi. Diantaranya soal penggunaan pemain dan sponsor. Tahun ini cukup berbeda dengan sebelumnya, kuota pemain senior akan ditambah.
"Untuk Liga 3 tetap menggunakan pemain U23, kemudian untuk kuota pemain senior diperbolehkan menggunakan tujuh pemain, tetapi hanya lima yang diperbolehkan masuk DSP (daftar susunan pemain)," kata Dessy.
Hanya saja PSSI DIY belum bisa membeberkan berapa kuota tim yang bisa maju ke putaran nasional dari DIY. Dessy menyebut hal itu akan dipastikan setelah berapa banyak klub yang akan berkompetisi di Liga 3 DIY.
"Selain kuantitas, Liga 3 DIY juga dilihat kualitasnya. Kalau tahun kemarin kuotanya dua, tahun ini belum tentu segitu. Semoga saja yang ikut banyak dan kualitas bagus, jadi bisa lebih banyak yang maju ke nasional," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Meta Description:Kabupaten Temanggung menerima DBHCHT 2026 sebesar Rp28 miliar, turun dari sekitar Rp61 miliar pada 2025 dan berdampak pada program daerah.
Lebih dari 8.000 pelari memadati sejumlah ruas jalan di Kota Jogja pada Minggu (4/10/2026) pagi dalam ajang Malioboro Run 2026.
Pengguna mobil listrik perlu memahami tata krama di SPKLU, mulai dari antrean, batas pengisian hingga kewajiban memindahkan kendaraan.
Pemkab Pekalongan meminta mitra MBG patuh SOP, menjaga keamanan pangan, dan memperbesar penyerapan produk lokal dari petani hingga nelayan.
Ekonomi Vietnam tumbuh 9,95% pada kuartal III/2026. Investasi asing dan produksi pabrik menjadi pendorong utama pertumbuhan.