SE Guru Non-ASN Terbit, Guru Honorer Kini Lebih Tenang Mengajar
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Barito Putera Dikalahkan Madura United dengan Skor 1-2. /Antara.
Harianjogja.com, JOGJA—Persatuan Sepak Bola (PS) Barito Putera gagal memetik poin usai takluk 1-2 saat menjamu Madura United pada laga pekan kelima Liga 1 Indonesia di Demang Lehman Stadium Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan.
Tampil di hadapan 7.666 penonton, tim yang berjuluk Laskar Antasari itu tidak mampu memanfaatkan keunggulan sebagai tuan rumah untuk meraih kemenangan.
“Tim sudah berusaha maksimal hingga menit akhir, tetapi kemenangan belum berpihak,” kata Pelatih Barito Putera Rahmad Darmawan saat memberikan keterangan pers usai pertandingan di Banjar, Minggu malam.
BACA JUGA : Dibekuk Madura United 4-3, Pelatih Persis Solo Akui Lakukan Kesalahan
Mantan pelatih Timnas Indonesia yang akrab disapa Coach RD itu mengakui tim lawan tampil cukup bagus. “Saya siap menanggung risiko dari kekalahan malam ini, saatnya fokus untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Coach RD.
Dia mengungkapkan anak asuhnya memiliki cukup banyak peluang emas pada babak kedua, namun kiper Madura United tampil cukup apik menepis berbagai peluang yang tercipta.
Dalam pertandingan itu, ia juga sempat memberikan instruksi agar tim tidak banyak melakukan pelanggaran.
Pada babak pertama, kedua tim tampil saling jual beli serangan bahkan hingga jeda turun minum, namun tidak ada gol yang tercipta. Pada awal babak kedua, menit ke-49, pemain Barito Putera Frendi Saputra melakukan kesalahan usai tandukan kepala yang ia lakukan saat hendak menghadang sepakan bola mati dari Madura United justru mengarah ke jala gawang timnya.
Tertinggal 0-1 membuat Barito Putera semakin agresif menyerang, tercatat sebanyak enam kali serangan beruntun dilakukan namun pertahanan tim tamu cukup rapat dan sulit ditembus.
Coach RD mencoba melakukan penyegaran dengan melakukan sebanyak lima kali pergantian pemain, namun petaka menghampiri jala gawang Ega RizkyPramana usai pemain Madura United Junior Brandao melewati tiga orang dan dengan tenang melepaskan sepakan kaki kanan tipis di dalam garis kotak penalti untuk menggandakan keunggulan.
Barito Putera mencoba bangkit mengejar ketertinggalan, gol yang ditunggu ribuan penonton Laskar Antasari itu tiba pada menit ke-87 usai Renan Da Silva Alves memanfaatkan umpan bola mati dari Makan Konate dengan sundulan kepala.
Tim asuhan Coach RD semakin meningkatkan serangan saat perpanjangan waktu babak kedua selama lima menit, namun Barito Putera gagal menambah gol sehingga harus mengakui kemenangan tim tamu Madura United.
Dengan kekalahan tersebut, Laskar Antasari harus tergeser ke posisi 10 klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan perolehan tujuh poin, sedangkan Madura United berhasil menduduki posisi kedua dengan perolehan poin 10.
Sementara itu, salah satu pemain Barito Putera Chris Robert Rumbiak menyampaikan permohonan maaf atas kekalahan timnya. “Kami sudah berusaha sekuat tenaga memberikan yang terbaik untuk Laskar Antasari,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.