Dinkes Bantul Pastikan Belum Ada Temuan Influenza A di Bumi Projotamansari
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Liga 1 Indonesia 2023 - ist/Youtube
Harianjogja.com, SLEMAN—Tribun selatan Stadion Maguwoharjo dipastikan kosong saat PSS Sleman menjamu Bhayangkara Presisi Indonesia FC pada Minggu (13/8/2023) besok.
Hal ini buntut pelanggaran yang dilakukan suporter saat laga melawan Persija Jakarta beberapa waktu lalu. Hukuman itu pun masih akan berlanjut saat Super Elja menghadapi Persebaya Surabaya di stadion yang sama pada Sabtu (26/8/2023) mendatang.
Insiden masuknya suporter ke lapangan saat laga melawan Macan Kemayoran pada Jumat (4/8/2023) membuat PSS Sleman menerima sejumlah sanksi. Selain pengosongan sebagian stadion yakni Tribun Selatan secara penuh di dua laga kandangnya, Super Elja juga harus menerima denda sebesar Rp25 juta akibat kejadian itu.
Hukuman itu keluar pada pekan ini lewat surat dengan Nomor 043/L1/SK/KD-PSSI/VIII/2023. Komite Disiplin (Komdis) PSSI menyebutkan bahwa PSS Sleman dinilai melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 karena adanya suporter PSS yang memasuki area lapangan pertandingan.
Suporter dinilai melakukan penganiayaan kepada panitia pelaksanaan pertandingan serta diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin.
"Kami sudah melakukan pertemuan via daring dengan perangkat pertandingan yang bertugas ketika PSS menghadapi Persija dan Komdis PSSI. Komdis juga sudah mengirimkan surat sanksi kepada PSS yang telah diterima oleh klub," ujar Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSS, Yuyud Pujiarto, Sabtu (12/8/2023).
BACA JUGA: Hati-hati Penipuan Minta Sumbangan Catut Staf Ketua KPK!
Berdasarkan pelanggaran tersebut, merujuk kepada Pasal 70 Ayat 1, Ayat 4, dan Lampiran 1 nomor 5 Kode Displin PSSI Tahun 2023, PSS dikenakan sanksi penutupan sebagian stadion yaitu seluruh Tribun Selatan sebanyak dua pertandingan saat menjadi tuan rumah.
Dua pertandingan tersebut adalah ketika Super Elja menjamu Bhayangkara Presisi Indonesia FC dan Persebaya Surabaya.
"Hal ini tentu sangat kami sesalkan karena kami tahu, seluruh pendukung PSS pastilah ingin mendukung kebanggaannya berlaga di kandang. Namun kami harus menerima keputusan ini dan mengajak PSS Fans bisa lebih mengerti dalam tindakan apa pun yang dilakukan ke depan," jelasnya.
"Kami juga meminta maaf karena usaha maksimal sudah kami lakukan untuk membuat hal itu tidak terjadi. Kami berharap PSS Fans bersabar dan menerima keputusan ini.”
Selain itu, PSS juga dikenai denda sebesar Rp25.000.000 dan pengulangan terhadap tindakan ini akan berakibat hukuman yang lebih berat bagi PSS. Super Elja tidak bisa mengajukan banding terhadap keputusan ini sesuai Pasal 119 Kode Disiplin PSSI.
"Kami berharap dengan adanya sanksi ini, kami sama-sama belajar untuk berubah menjadi lebih baik. Apa pun alasannya, pelanggaran terhadap hal ini tentu tidak dibenarkan. Mari kami dukung PSS bersama-sama untuk bisa menang di laga kandang selanjutnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
JNE mendukung kolaborasi MANDALAS dan Yayasan Habibie & Ainun melalui koleksi batik “Menemani” dalam menyambut Hari Batik Nasional 2026.
Kejurkab Taekwondo Kulonprogo 2026 resmi digelar di GOR SMK Negeri 2 Pengasih yang menjadi wadah pembinaan sekaligus penjaringan bibit atlet muda potensial guna
Sharp meluncurkan Phantom Series dan Core Blast Series dengan fitur audio premium dan portabel untuk kebutuhan hiburan di rumah maupun outdoor.
Harga biodiesel Oktober 2026 naik menjadi Rp15.072 per liter, sedangkan HIP bioetanol turun menjadi Rp11.604 per liter.
KAI Daop 6 Yogyakarta menyalurkan bantuan Rp100 juta untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni dalam rangka HUT ke-81 KAI.