Toko Berjejaring Terus Berkembang, Ritel Lokal Ini Perluas Pasar
Bisnis ritel berjejaring di DIY terus berkembang, bahkan jaringan lokal pun semakin memperkuat dan memperluas pasarnya.
Pemain PSS, Jihad Ayoub (kanan) berebut bola dengan pemain Bhayangkara Presisi, Minggu (13/8/2023)./Instagram-PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Laga lanjutan Liga 1, PSS Sleman vs Bhayangkara Presisi berakhir dengan skor 3-1, kemenangan untuk tuan rumah.
Dalam laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (13/8/2023) sore WIB tersebut, tuan rumah Super Elang Jawa sebenarnya berinisiatif untuk tampil agresif sejak menit awal.
Trisula baru yang dipasang sejak menit awal, Hokky Caraka, Esteban Vizzcarra, dan Irkham Mila ternyata cukup efektif dalam meningkatkan intensitas serangan.
Sayangnya, asyik menyerang, gawang PSS justru kebobolan terlebih dulu melalui gol yang dilesakkan bek Bhayangkara, Salles di menit ke-36 melalui tendangan bebas.
Tertinggal satu gol membuat intensitas serangan tuan rumah kian menggila. Sayangnya, hingga turun minum, skuat asuhan Marian Mihail gagal mencetak gol. Skor pun masih bertahan 0-1 untuk tim tamu.
BACA JUGA: PSS Sleman vs Bhayangkara Presisi FC, Menguji Konsistensi Super Elja
Di babak kedua, kendali serangan masih dipegang oleh Super Elang Jawa. Akan tetapi, beberapa peluang justru gagal dimaksimalkan menjadi gol.
Keran gol PSS mulai terbuka di menit ke-63 setelah salah satu pemain Bhayangkara dianggap handsball di kotak penalti mereka sendiri. Jihad Ayoub yang bertindak sebagai eksekutor tak menyia-nyiakan peluang itu. Tendangan penaltinya sukses mengelabui kiper Bhayangkara, Aqil Savik. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Berselang lima menit, tuan rumah justru berbalik unggul lewat gol yang dicetak oleh Jonathan Bustos setelah dia melakukan penetrasi dari sisi kanan.
Skor 2-1 membuat Bhayangkara tak punya pilihan selain frontal menyerang. Sebaliknya, PSS lebih banyak menunggu dan bermain pasif.
Alih-alih menyamakan skor, Bhayangkara justru kebobolan. Kali ini, Ricky Cawor menambah koleksi golnya di daftar pencetak gol Liga 1 di pengujung babak kedua setelah memanfaatkan kesalahan backpass yang dilakukan pemain Bhayangkara.
Dengan kemenangan itu, PSS terus memperbaiki posisinya di papan klasemen Liga 1. Dari total delapan kali laga, Super Elja kini bertengger di urutan ke-6 dengan torehan 12 poin.
PSS Sleman (4-3-3): Anthony Pinthus; Thales, Jihad, Sanjaya, Setiawan; Kim Kurniawan (C), Bustos, Hamisi; Mila, Hokky, Vizcarra.
Pelatih: Marian Mihail
Bhayangkara Presisi (4-2-3-1): Aqil Savik; Salles, Alef Vieira, Fatchu Rochman, David Maulana; Najem, Kusuma; de Bruycker, Rizki (C), Mier; Crislan
Pelatih: Dwi Priyo Utomo
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BRIN mengkaji tepung singkong untuk pemadaman karhutla. Uji skala besar disiapkan bersama Polri untuk menguji efektivitas dan teknik aplikasinya.
Muktamar ke-35 NU menyepakati Rais Aam dan Ketum PBNU tidak boleh rangkap jabatan politik maupun publik tertentu.
Banjir bandang dan longsor di Nepal-China menewaskan 633 orang dan hampir 3.000 masih hilang. Pencarian korban terus dilakukan.
Muktamar Ke-35 NU akan menentukan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU lewat voting tertutup setelah dua opsi belum menemui kesepakatan.
Prakiraan cuaca DIY Minggu 30 Agustus 2026, Jogja berkabut pagi dan suhu mencapai 33 derajat Celsius. Simak cuaca Sleman hingga Gunungkidul.