Monyet Liar Masuk Permukiman Bantul, BKSDA Siapkan Perangkap
Monyet ekor panjang berkeliaran di permukiman Grojokan, Bantul selama 2 pekan. Warga resah dan BKSDA akan memasang perangkap.
Stadion Mandala Krida Joga/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Selangkah lagi, PSIM Jogja bakal menjadikan Stadion Mandala Krida sebagai home base mereka di ajang Liga 2 2023, meski dengan sejumlah catatan. Panitia Pelaksana dan pihak terkait mengaku tengah melakukan kajian untuk memperbaiki sarana dan prasarana agar stadion itu siap digunakan.
Direktur Utama PSIM Jogja, Yuliana Tasno mengatakan infrastruktur pelengkap menjadi salah satu tantangan PSIM dalam mengarungi Liga 2 musim ini. Pasalnya, menjelang bergulirnya kompetisi manajemen tengah mulai menjajaki sejumlah stadion yang nantinya digunakan sebagai kandang klub berjuluk Laskar Mataram itu. "Tentu dari manajemen harus ada skenario-skenario stadion mana yang nantinya akan dijadikan sebagai home base," katanya, Senin (21/8/2023).
Liana menyebut, belum lama ini manajemen PSIM Jogja secara informal sudah bertemu dengan Pemkab Bantul untuk membidik Stadion Sultan Agung (SSA) sebagai kandang Laskar Mataram. Hanya saja dalam komunikasi dengan instansi terkait disebutkan bahwa stadion itu kurang laik.
"Bantul bilang bahwa stadionnya kena gempa bumi yang kemarin. Jadi untuk keamanan itu belum bisa, dari rapat panitia pelaksana dan Sekda bilang begitu. Kemarin informal saja dan diterima Sekda kemudian diajak keliling dan ada kerusakan karena gempa itu. Belum ada surat menyurat resmi," ujarnya.
BACA JUGA: Pelatih PSIM Jogja Masih Kesulitan Mencari Penyerang Lokal
Oleh karena itu, Stadion Mandala Krida menjadi pilihan utama untuk dijadikan home base dengan catatan pertandingan harus digelar pada sore hari lantaran belum adanya fasilitas penerangan di stadion itu. Sekarang manajemen tengah menunggu jadwal resmi Liga 2 2023 untuk berkoordinasi dengan pengelola stadion. "Kesiapan Mandala Krida sudah oke tinggal tunggu jadwal dari operator dan langsung kita submit ke pengelola untuk jadi home base," katanya.
Sekretaris Daerah Bantul, Agus Budi Raharja membenarkan bahwa manajemen PSIM Jogja sempat meninjau SSA untuk dipakai sebagai home base klub. Hanya saja sekarang stadion itu tengah dikaji oleh tim konstruksi setelah insiden gempa beberapa waktu lalu. "SSA masih menunggu hasil assesment tim ahli konstruksi dan pemeliharaan untuk sementara waktu, sehingga memang belum memungkinkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Monyet ekor panjang berkeliaran di permukiman Grojokan, Bantul selama 2 pekan. Warga resah dan BKSDA akan memasang perangkap.
Target 3,49 juta lapangan kerja baru pada 2027 dinilai berat. Investasi padat modal dan struktur pasar kerja menjadi tantangan pemerintah.
Dortmund menang 2-0 atas Hamburg pada pekan pertama Liga Jerman. Serhou Guirassy dan Giannis Konstantelias mencetak gol kemenangan.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian membuka peluang negosiasi dengan AS dengan syarat tindakan kedua pihak harus timbal balik dan proporsional.
Dokter UMY meluruskan mitos behel, mulai dari anggapan bikin pipi tirus, tekanan lebih kuat hingga anggapan semua orang perlu kawat gigi.
Lima daerah meraih Penghargaan IKD 2026 dari PII dan Kemendagri. Maluku Utara mendapat Platinum, disusul Riau, Sragen, DKI Jakarta, dan Balikpapan.