Dinkes Bantul Pastikan Belum Ada Temuan Influenza A di Bumi Projotamansari
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Gelandang PSS Sleman Jonathan Bustos berupaya melewati hadangan pemain Persebaya Surabaya dalam laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu (26/8/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon Pinsker
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelatih carateker Persebaya Surabaya Uston Nawawi mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya saat menjalani laga tandang melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu (26/8/2023). Dalam laga itu Green Force tampil dengan skema bertahan, alhasil sama sekali tidak mencatatkan tendangan ke gawang PSS Sleman.
"Itu memang strategi kami dan arahan dari saya. Taktik yang kami mainkan hanya bermain bertahan dengan mengandalkan serangan balik dan tim cukup kompak menjaga bola dari serangan PSS," kata Uston.
Menurutnya, Persebaya Surabaya meraih hasil maksimal di laga ini dengan mengantongi satu poin di kandang lawan. Ia juga memuji penampilan lini belakang timnya yang cukup solid menahan gempuran dari serangan lawan. Dengan begitu kedua tim sama-sama mengakhiri tren positif selalu meraih kemenangan di laga ini.
"Kami juga berhasil mencatatkan nirbobol, jadi rekor kemenangan kedua tim sama-sama berakhir dengan hasil imbang ini," kata dia.
Baca juga: Wow! 10.000 Penari Montro di Parangkusumo Pecahkan Rekor Muri
Pelatih kepala PSS Sleman Marian Mihail mengatakan, anak asuhnya mampu mendominasi pertandingan di laga ini. Hanya saja keberuntungan belum berpihak kepada timnya sehingga gagal meraih kemenangan. Dia juga mengapresiasi laga yang berjalan ketat dan sengit.
"Yang jelas, saya sangat senang dengan kerja keras para pemain. Untuk laga berikutnya, kami harus meningkatkan kinerja untuk memenangkan laga," ujarnya
Mihail juga angkat bicara soal minimnya pergantian pemain yang dilakukan di laga ini. Ia hanya memasukkan Kei Sano dan Riki Dwi di awal babak kedua. Menurutnya pertimbangan itu dilakukan cukup matang mengingat kesiapan anak asuhnya.
Ia mengaku selalu melihat kesiapan pemain sejak dari latihan untuk kemudian dimasukkan berlaga di pertandingan. "Kami sudah punya perencanaan pertandingan sebelum memulai laga. Termasuk pemain yang akan diturunkan sebagai pemain pengganti, saya melihat dari segi fokus dan kematangan mereka di sesi latihan, sehingga saya membuat keputusan itu," kata Marian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Hasto Wardoyo mendorong peningkatan kualitas SD negeri di Jogja agar kembali diminati masyarakat dan menjadi pilihan utama orang tua.
Prabowo meresmikan 204 satuan baru TNI pada HUT Ke-81 TNI, termasuk enam Kodam baru di sejumlah wilayah Indonesia.
Harga BBM 5 Oktober 2026 di Pertamina, Shell dan bp masih stabil. Simak daftar harga Pertalite, Pertamax, V-Power Diesel hingga BP Ultimate.
Harga pangan terbaru PIHPS Nasional mencatat cabai merah keriting Rp118.150 per kg. Simak daftar harga komoditas pangan lainnya.
Pilur 2027 Gunungkidul akan digelar serentak di 55 kalurahan. Pemkab mulai mengkaji kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan.