Peta Persaingan Ketum PBNU 2026-2031: Ada Gus Yahya hingga Gus Rozin
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
Pelatih Timnas Indonesia U-16 Bima Sakti - PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA—Pelatih Tim Nasional (Timnas) U-17 Indonesia Bima Sakti membeberkan targetnya dalam uji coba kontra Korea Selatan.
Timnas U-17 Indonesia akan menghadapi Korea Selatan dalam uji coba di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (30/8/2023).
Bima Sakti ingin menjadikan pertandingan uji coba melawan Korea Selatan sebagai media mengukur sejauh mana kekuatan tim asuhannya tersebut.
Laga uji coba melawan Korea Selatan itu merupakan bagian dari rangkaian program pelatihan dan seleksi timnas U-17 yang dipersiapkan untuk tampil di Piala Dunia U-17 November mendatang.
"Jadi untuk pertandingan besok, kami sudah diskusi dengan Frank (Wormuth) juga, tim pelatih, bahwasanya kami ingin bukan hanya menang, hasil, tapi paling tidak kita bisa melihat apakah yang sudah kita latih selama ini dapat dipraktekkan dalam pertandingan besok," kata Bima Sakti pada konferensi pers yang berlangsung di Jakarta, Selasa (29/8/2023).
BACA JUGA: Frank Wormuth Incar Pemain Diaspora di Eropa Guna Perkuat Timnas U-17
Bima juga menyebut akan mengoptimalkan semua pemain di timnas U-17 Indonesia.
Dia berkaca dari kegagalan timnas U-17 Indonesia yang karut marut di Piala Asia U-17 ketika bek sekaligus kapten, Iqbal Gwijangge, absen.
Bima menambahkan bahwa ia bersyukur pasukannya dapat beruji coba dengan Korea Selatan. Sebab ia memang menginginkan timnas U-17 bisa mendapatkan lawan yang tangguh sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Dunia U-17.
Bima pun menyampaikan bahwa dirinya sudah melakukan komunikasi dengan pelatih timnas Shin Tae-yong melalui pelatih kiper Yoo Jae-hoon untuk memperoleh masukan yang diperlukan sebelum laga menghadapi Korea.
Sebelumnya, pada awal Agustus silam, timnas U-17 telah melakukan dua pertandingan uji coba di Bali.
Hasilnya, Timnas U-17 Indonesia takluk 0-3 saat menghadapi Barcelona U-18 dan menyerah 2-3 dari Kashima Antlers U-18.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
Guru PJOK asal Bojonegoro Ahmad Zaki lari sekitar lima jam demi menghadiri Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Babad Siti Kemantren #4 digelar di 14 kemantren Kota Jogja untuk menggali potensi budaya, ekonomi kreatif, pariwisata, dan produk lokal.
Malaysia mengirim Tim SMART ke Nepal untuk membantu pencarian korban banjir bandang dan menyiapkan bantuan senilai 1 juta dolar AS.
Kebakaran rumah di Banyumanik Semarang menewaskan dua balita. Kakak N berusia tiga tahun meninggal setelah dirawat akibat luka bakar.
Yusril meminta warga tak terprovokasi kasus Bambang dan Faturrohman yang menjadi korban kekerasan usai demo 27 Agustus.