Ketahanan Pangan Bantul Tumbuh, BUMKal Masih Hadapi Kendala
Program ketahanan pangan Bantul berbasis Dana Desa mulai berkembang, namun kapasitas BUMKal masih menjadi tantangan utama.
RANS Nusantara FC vs PSIS Semarang / Instagram: PSISFcofficial
Harianjogja.com, SLEMAN—RANS Nusantara FC bertekad memperbaiki performa negatif di laga sebelumnya saat menantang Persik Kediri di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu (2/9/2023) mendatang. Hasil kalah saat berjumpa Persib Bandung jadi lecutan bagi Magenta Force untuk berbenah di laga selanjutnya.
Laga pekan ke 11 itu diprediksi akan berjalan alot lantaran kedua tim sama-sama mengantongi hasil kurang optimal dalam dua laga sebelumnya. Sebelum ditekuk Persib Bandung, RANS hanya meraih hasil imbang melawan Dewa United di pekan 9.
BACA JUGA : Bersaing di Papan Atas Klasemen Liga 1, Pelatih RANS Nusantara FC Beberkan Strateginya
Persik Kediri yang sekarang bertengger di peringkat 13 klasemen sementara gagal meraih poin sempurna saat bersua PSIS Semarang di kandang sendiri dan harus mengakui kekuatan Barito Putera saat bertandang ke Stadion Demang Lehman.
Pelatih Kepala RANS Nusantara FC Eduardo Almeida mengatakan, pemainnya sudah mempersiapkan diri dengan melakukan pemulihan pasca bertanding melawan Persib Bandung. Menantang Macan Putih, julukan Persik Kediri dia menargetkan mampu meraih poin sempurna.
"Seperti yang saya lakukan pada semua pertandingan, kami akan melakukan segalanya untuk menghasilkan tiga poin. Sekarang yang terpenting adalah mengistirahatkan para pemain, lalu melihat situasi fisik, dan persiapan untuk pertandingan selanjutnya," kata Eduardo, Rabu (30/8/2023).
Di laga nanti, Paulo Sitanggang dan kolega wajib mewaspadai kebangkitan Persik. Pasalnya anak asuh Marcelo Rospide itu cukup meyakinkan di lima pertandingan tandang meski masih jauh dari harapan. Mereka terbukti mampu menahan imbang Bali United dan menggulung juara bertahan PSM Makassar.
Eduardo pun belum mau berandai-andai terkait rotasi pemain yang akan disiapkan dalam pertandingan melawan Persik mendatang. Ia mengakui kedalaman skuad RANS belum cukup mentereng di musim ini, hanya saja ia optimistis anak asuhnya siap bermain 100 persen.
BACA JUGA : Hasil RANS Nusantara vs Dewa United: Ditahan Imbang, RANS Tetap di Posisi Ketiga
"Rotasi nanti tergantung pada kondisi para pemain, tetapi sesungguhnya kami tidak punya kedalaman. Kami tahu mempunyai banyak pemain, jadi bahkan terkadang susah untuk melakukan beberapa rotasi. Jadi, rotasi tergantung dari pemain yang kami punya, tetapi kami tahu bahwa para pemain kami mempunyai kapasitas dan siap menghadapi laga selanjutnya," katanya.
Gelandang RANS FC Erwin Ramdani mengakui kekalahan melawan Persib pekan lalu akan jadi motivasi bagi tim agar segera bangkit saat berjumpa Persik Kediri. "Hasil melawan Persib ini tentu menjadi modal buat kita untuk terus lebih baik lagi di pertandingan berikutnya," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program ketahanan pangan Bantul berbasis Dana Desa mulai berkembang, namun kapasitas BUMKal masih menjadi tantangan utama.
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp17.749 per dolar AS. Simak penyebab, sentimen global, dan proyeksi pergerakan kurs terbaru.
Harga emas 26 Mei 2026: UBS dan Galeri24 naik, Antam turun ke Rp2,798 juta per gram. Simak daftar lengkapnya di sini.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.