Dipanggil Prabowo, Menkes Ungkap Kondisi Keuangan BPJS Kesehatan
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Ilustrasi badminton. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA–Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengamini bahwa kekalahan tim putra di ajang Asean Games 2022 di perempatfinal merupakan pil pahit yang harus ditelan.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky pun mengamini terdapat banyak evaluasi, yakni kelengahan dan permainan yang kurang memiliki kepercayaan diri menjadi faktor penyebab kekalahan tim yang diketuai oleh Shesar Hiren Rhustavito itu.
Dalam beregu putra, dia mengamini bahwa awalnya tim bermain dengan baik. Apalagi Anthony Sinisuka Ginting bisa mengatasi tekanan di partai pertama. Bahkan, Fajar/Rian juga bermain apik di pembuka laga.
BACA JUGA: Asian Games, Klasemen Perolehan Medali Indonesia Masih di Posisi 12
“Sayang memang di gim kedua ada kesempatan-kesempatan untuk menyelesaikan pertandingan tetapi Fajar/Rian malah terlalu terburu-buru," ujarnya lewat rilis PBSI, Sabtu (30/9/2023)
Berlaga di Binjiang Gymnasium, Hangzhou, China hari Jumat (29/9) kemarin, tim beregu putra dikalahkan wakil Korea Selatan dengan kekalahan 1-3. Rionny menilai apabila tim merah putih dapat mengambil peluang skor 2-0 terlebih dahulu, mungkin ceritanya bakal berbeda.
Begitu juga dengan Leo/Daniel, dia melihat bahwa setelah unggul jauh, mereka malah memberi angin untuk lawan padahal lawan bermain tanpa beban. Kelengahan itu akhirnya membuat main wakil Indonesia justru main dengan perasaan kurang yakin dan ragu-ragu.
Sementara itu, dia melanjutkan menyoal Jonatan yang main di bawah performa terbaiknya, Rionny menyebut ada ketegangan di dalam dirinya.
Meski begitu, dia menekankan bahwa perjuangan tim bulutangkis Indonesia di Asian Games 2022 belum sepenuhnya berakhir, masih ada nomor perorangan yang bakal dipertandingkan mulai tanggal 2—7 Oktober mendatang. Rionny pun berpesan kepada anak-anak asuhnya untuk bangkit dan fokus ke nomor perorangan tersebut.
"Masih ada nomor perorangan yang akan dipertandingkan. Fokus saya dan tim pelatih sekarang bagaimana mengembalikan dulu mood, semangat dan kepercayaan diri mereka. Kami mau mereka jangan terlalu lama down-nya, bangkit dan kembali siap," pungkas Rionny.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.