Jogja Tuan Rumah Kongres HIMPSI 2026, Ini Agendanya
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Pelatih kepala PSIM Jogja Kas Hartadi memainkan bola dalam sesi latihan rutin timnya di Stadion Mandala Krida pada Rabu (18/10/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA - Skuad PSIM Jogja kembali menjalani latihan rutin menjelang laga terakhir putaran pertama Liga 2 2023 menghadapi Persikab Kabupaten Bandung pada Minggu (22/10/2023) mendatang. Tak ingin lama-lama bereuforia, skuad Laskar Mataram pun mulai hari ini sudah menjalani latihan taktikal untuk persiapan laga.
Pelatih kepala PSIM Jogja Kas Hartadi mengajak anak asuhnya untuk bermain santai dan tanpa beban. Ia meminta agar Hariono dan kolega bermain lepas tanpa mengabaikan instruksinya. Sebab ada anggapan pemain PSIM terbebani dengan tuntutan suporter saat bermain kandang sehingga hasilnya belum pernah optimal.
BACA JUGA : PSIM Jogja Bertemu Nusantara United, Ini Susunan Pemainnya
Dua laga kandang sebelumnya Laskar Mataram selalu tampil minor. Padahal belasan ribu suporter hadir di stadion dan mendukung penuh. Melawan Bekasi City mereka kalah dan menghadapi PSKC Cimahi yang dianggap tim papan bawah keluar dengan hasil imbang. Untuk itu Kas menyebut laga kandang terakhir anak asuhnya harus mampu tampil maksimal.
"Kita anggap saja nanti melawan Persikab sebagai laga tandang, karena di laga tandang kan kita selalu menang. Tinggal di balik saja kan," kata Kas, Rabu (18/10/2023).
Skuad PSIM Jogja memang tengah dalam tren positif setelah tiga laga tandang disapu bersih dengan kemenangan penuh. Alhasil posisi mereka di klasemen sementara kini berada di peringkat dua di bawah Bekasi City dengan 10 poin dari lima laga. Kas menyebut, pemainnya diminta tampil spartan di laga mendatang untuk memberikan yang terbaik kepada suporter.
"Suporter itu selalu mendukung kami, tidak ada anggapan kehadiran mereka malah membuat mental pemain down dan menjadi beban. Kami selalu percaya suporter menjadi pemain ke 12 yang dampaknya bagus bagi pemain," katanya.
Kontra Persikab mendatang Kas Hartadi tetap menargetkan kemenangan untuk PSIM Jogja. "Target kami tetap menang. Kalau kami bisa menang paling tidak bisa ke nomer satu atau nomor dua untuk putaran pertama. Yang penting sabar dan enjoy saja. Setengah gol saja tidak apa-apa yang penting poin tiga," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.