Aksi Asusila di Kafe Jogja Viral, Polisi Buka Peluang Proses Pidana
Polisi menyebut dugaan aksi asusila di kafe di Kota Jogja dapat diproses sebagai tindak pidana pornografi jika disertai bukti yang valid.
PSIM Jogja/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Kabar Razzi Taruna mundur dari PSIM Jogja menjadi perhatian publik, menyusul keputusan pribadinya meninggalkan posisi manajer tim. Manajemen PSIM Yogyakarta memastikan perubahan ini tidak mengganggu stabilitas tim yang tengah fokus menghadapi sisa musim.
Direktur Utama PSIM Jogja, Yuliana Tasno, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Razzi selama membela Laskar Mataram. Ia juga menegaskan penghormatan klub terhadap keputusan yang diambil secara personal tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas jerih payah dan perjuangan Razzi bersama Laskar Mataram. Kami sangat menghargai keputusan pribadinya dan mendoakan yang terbaik untuk Razzi ke depannya,” ujar Liana, Jumat (1/5/2026).
Manajemen menegaskan, keputusan mundur tersebut murni berasal dari Razzi setelah hampir tiga tahun berkontribusi bersama tim. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari dinamika karier di dunia sepak bola profesional.
Di tengah perubahan jajaran ofisial, PSIM Jogja memastikan operasional klub tetap berjalan normal. Stabilitas tim menjadi prioritas utama agar tidak mengganggu target yang telah dirancang sejak awal musim.
“Di PSIM, kami selalu mengedepankan disiplin, profesionalisme, dan visi jangka panjang. Perubahan adalah hal lumrah dalam ekosistem sepak bola, sehingga kami selalu siap mengelola masa transisi dengan sebaik mungkin,” kata Liana.
Selain itu, manajemen juga menyiapkan langkah strategis untuk menjaga performa tim. Sinkronisasi program kerja terus dilakukan agar capaian musim ini tetap optimal.
“Fokus utama kami saat ini adalah merampungkan sisa laga musim ini dengan maksimal, mempersiapkan tim untuk musim depan, serta konsisten mengembangkan pembinaan usia muda,” lanjutnya.
Manajemen optimistis soliditas internal tim yang dipadukan dengan dukungan suporter akan menjadi kekuatan utama PSIM Jogja dalam menghadapi laga-laga krusial hingga akhir musim.
Sebelumnya, keputusan Razzi Taruna mundur dari PSIM Jogja diumumkan melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis (30/4/2026). Dalam unggahannya, ia menyampaikan pesan perpisahan emosional kepada seluruh elemen klub dan suporter.
Razzi juga mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan bersama PSIM Jogja, termasuk momen bersejarah saat tim berhasil menjuarai Liga 2 dan kembali promosi ke kasta tertinggi setelah penantian panjang.
“Selama kurang lebih tiga tahun saya di sini, kita telah mencapai banyak momen bahagia bersama,” tulisnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi menyebut dugaan aksi asusila di kafe di Kota Jogja dapat diproses sebagai tindak pidana pornografi jika disertai bukti yang valid.
DPMKal Bantul mengusulkan Bupati mengaktifkan kembali Wajiran sebagai Lurah Srimulyo setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggelar pelatihan karier, beasiswa, dan motivation letter bagi siswa SMK Negeri 7 Maluku Tengah.
Kejari Karanganyar melanjutkan penyidikan dugaan korupsi retribusi PKL. Sekitar 20 saksi telah diperiksa dan mantan kepala dinas AM kembali dimintai keterangan.
Persib Bandung mengalahkan Persija Jakarta 2-1 di semifinal Piala Presiden 2026 dan memastikan tiket ke partai final.
Pasien obesitas dengan berat badan hampir 300 kilogram di Sragen meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di ICU RSSP Sragen.