Fenomena Api Seyegan Mereda, Mutfiana Minta Hasil Riset dan CCTV
Penghuni rumah fenomena api Seyegan mendatangi BPBD Sleman untuk meminta hasil riset dan rekaman CCTV terkait penyebab munculnya api misterius.
Skuad PSS Sleman - ist/PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman akan menjamu Persik Kediri dalam lanjutan pekan ke-16 BRI Liga 1-2023/24 pada Sabtu (21/10/2023) di Stadion Maguwoharjo. Dinahkodai juru taktik anyar, Super Elang Jawa bertekad mengamankan tiga poin pada laga kandang terakhir putaran pertama ini.
Duel Super Elang Jawa dan Macan Putih, bisa dikatakan punya misi yang sama untuk merangsek ke papan tengah dan menjauhi jurang degradasi. Dari segi posisi, keduanya memiliki jarak yang dekat, di mana PSS bertengger di posisi 14 klasemen sedangkan Persik berada di posisi 12 klasemen.
Berbicara soal poin, selisih poin kedunya juga terlampau tipis. Dalam 15 laga PSS mengoleksi 18 poin, sementara sang tamu Persik telah mengantongi 19 poin atau hanya satu poin lebih banyak dari PSS.
BACA JUGA: Bek tengah PSS, Ifan Nanda Ingin Persembahkan Kemenangan di Laga Kandang
Pelatih anyar PSS Sleman, Bertrand Crasson mengungkapkan bila timnya telah bersiap selama dua pekan untuk pertandingan melawan Persik. Jeda internasional, dimanfaatkan PSS untuk berlatih penuh agar mendapatkan hasil terbaik besok. "Kami mencoba memberikan terbaik untuk pertandingan berikutnya," ungkapnya pada Jumat (20/10/2023)
PSS, kata Crasson ingin mengamankan poin dalam laga melawan Persik agar keluar dari situasi sulit di klasemen. "Kita butuh poin itu sekarang dan semua tahu itu," tegasnya.
Soal kesiapan pemain, Crasson menegaskan para pemain punya komitmen dan mental yang luar biasa. Mereka juga menjalani latihan dengan keras. "Sangat menyenangkan bisa bekerja sama dengan mereka," kata dia.
"Kami harap ini kan menjadi hari yang baik bagi mereka dan mereka layak, mereka bekerja keras untuk itu, tapi kita juga menghormati lawan, kita lihat apa yang tejadi besok," imbuhnya.
Senada dengan Crasson, Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide mengaku laga ini menjadi penting bagi kedua belah tim yang tengah di posisi sulit. Karenanya dia memprediksi jika pertandingan besok akan menjadi laga yang berat untuk keduanya.
"Sleman memiliki situasi yang mirip dengan kami. Pertandingan ini sangat penting kedua tim dan saya menilai besok akan menjadi pertandingan yang berat," ungkapnya.
Mengatasi sejumlah pemain yang absen lantaran akumulasi kartu dan kartu merah di laga sebelumya, Marcelo akan melakukan perubahan. Namun hal ini bukan perkara sulit baginya lantaran percaya diri memiliki kapasitas pemain dengan level yang sama di lini cadangan.
"Di situasi ini kami perlu berubah, untuk mengganti pemain yang absen. Tapi saya tidak khawatir tentang itu, karena kami pemain dengan level yang hampir sama," ungkapnya.
Ditanya apakah laga tanpa penonton akan menguntungkan bagi Persik, ia cenderung fokus pada 22 pemain yang akan bertarung di lapangan.
"Tentu suporter mereka penting, suporter membentuk sepakbola, kita menghormati itu. Tapi saya tidak bisa sepakat itu menguntungkan kita. Permainan akan mempertandingkan 11 melawan 11, kita fokus pada itu," tandasnya.
Jika merujuk head to head antara kedua tim, PSS lebih unggul dengan dua kali menang, satu kali seri dan satu kalah.
Head Two Head PSS Sleman vs Persik Kediri :
(9/2/2023) PSS Sleman 2 - 1 Persik Kediri
(23/8/2023) Persik 0 - 2 PSS Sleman
(2/2/2023) PSS Sleman 2 - 3 Persik Kediri
(3/10/2023) Persik Kediri 0 - 0 PSS Sleman
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penghuni rumah fenomena api Seyegan mendatangi BPBD Sleman untuk meminta hasil riset dan rekaman CCTV terkait penyebab munculnya api misterius.
Pemkab Bantul memindahkan TPR Parangtritis ke akses masuk pantai mulai 1 Juli 2026 untuk menata retribusi wisata dan menghindari keluhan pengguna jalan.
Pemerintah mulai menerapkan biodiesel B50 sejak 1 Juli 2026 untuk mempercepat transisi energi dan mengurangi ketergantungan BBM fosil.
Polres Bantul mengintensifkan Gerakan Orang Tua Memanggil selama libur sekolah untuk mencegah kenakalan remaja dan kejahatan jalanan.
Menhaj Irfan Yusuf menegaskan Presiden Prabowo tidak akan campur tangan dalam Muktamar NU Ke-35 dan membantah isu poros Istana.
Jari warga Nanggulan membengkak akibat cincin emas yang dipakai selama 25 tahun. Damkar Kulonprogo berhasil melepas cincin tersebut.