Mi Lethek Srandakan Tembus 50 Toko, Omzet Capai Rp20 Juta
Mi Lethek Yu Murti di Srandakan Bantul naik kelas dengan kemasan modern. Kini dipasarkan di 50 toko dan omzetnya tembus Rp20 juta.
Penyerang sayap Borneo FC Arya Gerryan menjalani latihan dengan skuad PSIM Jogja, Sabtu (28/10/2023). Pemain berusia 22 tahun itu bergabung dengan Laskar Mataram dengan status pinjaman sampai akhir musim. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Penyerang sayap Borneo FC Arya Gerryan resmi bergabung dengan PSIM Jogja dengan status pinjaman sampai akhir musim. Pemain ini dipilih untuk menggantikan sejumlah nama lokal yang telah keluar dari Laskar Mataram yakni Hapidin dan Sulaiman dengan posisi sama.
Arya Gerryan bergabung dengan Laskar Mataram lantaran jarang dapat menit bermain di Borneo FC. Musim ini saja ia baru diturunkan sekali saat melawan Persita Tangerang. Bergabungnya pemain asli binaan Pesut Etam ini diharapkan bisa menambah kekuatan lini depan PSIM.
Pemain berusia 22 tahun ini pun sudah mulai menjalani latihan rutin dengan skuad PSIM. Ia menjadi pemain lokal pertama yang didatangkan pada bursa transfer tengah musim. Arya pun merasa senang bisa bergabung dengan PSIM Jogja.
BACA JUGA : Tiga Pemain PSIM Jogja Dikeluarkan Pelatih dan Manajemen
“Sebelumnya saya ucapkan terima kasih telah menerima saya. Saya sangat senang bisa bergabung dengan PSIM Jogja dan semoga saya bisa memberikan yang terbaik untuk tim,” katanya, Sabtu (28/10/2023).
Manajer Tim PSIM Jogja Dyaradzi Aufa Taruna mengatakan, pihaknya mesti bersaing dengan sejumlah klub lain untuk mendatangkan Arya. Disebutnya ada sekitar 3-4 klub lain yang berminat untuk meminang pemain kelahiran Samarinda tersebut.
“Saya merasa senang Arya Gerryan sudah bergabung dengan PSIM Jogja. Dia pemain muda yang bertalenta. Dengan bekal pengalamannya berlaga di Liga 1, semoga bisa menambah kekuatan PSIM Jogja,” ujarnya.
“Alhamdulillah kita bisa mendatangkan Arya, karena sebenarnya kita bersaing dengan 3-4 klub lain. Saya juga berterima kasih kepada Borneo FC yang telah bersedia meminjamkan Arya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mi Lethek Yu Murti di Srandakan Bantul naik kelas dengan kemasan modern. Kini dipasarkan di 50 toko dan omzetnya tembus Rp20 juta.
Iran memperingatkan AS dan Israel agar tak memicu konflik jelang pemakaman Khamenei. Militer siap merespons setiap ancaman.
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Sebanyak 30.000 manajer KopDes Merah Putih mulai bertugas awal Agustus 2026 setelah pelatihan dan sertifikasi profesi.
Daftar ulang SPMB Bantul jalur domisili mulai 2–3 Juli 2026, kuota hampir terisi. Proses berjalan lancar meski ada kendala teknis kecil.
Koperasi akan masuk seluruh rantai bisnis sawit, dari kebun hingga minyak goreng. Proyek percontohan dimulai Agustus 2026.