AI Muse Tembus 1,8 Juta Unduhan, Ini Keunggulannya
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Kondisi Lapangan Blulukan berstandar FIFA. (Istimewa/Kades Blulukan)
Harianjogja.com, KARANGANYAR—Salah satu lapangan venue atau tempat pertandingan Piala Dunia U-17 berada di Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Kini setelah gelaran internasional itu usai, Pemerintah Desa (Pemdes) Blulukan bingung membiayai pemeliharaan lapangan berstandar Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).
Kepala Desa (Kades) Blulukan, Slamet Wiyono, mengatakan Lapangan Blulukan bersama tujuh lapangan lain dipilih sebagai tempat latihan tim peserta Piala Dunia U-17. Ketujuh lapangan itu di yakni Stadion UNS, Stadion R. Maladi, Lapangan Banyuanyar, Lapangan Sriwaru, Lapangan Karangasem, Lapangan Kampung Sewu dan Lapangan Kottabarat.
Untuk mendukung itu, Lapangan Blulukan telah direnovasi besar-besaran. Perbaikan sarana prasarana dilakukan sesuai standar FIFA, mulai ruang ganti pemain, rumput, toilet, dan penambahan delapan lampu penerangan. Untuk mempertahankan kondisi dan operasional lapangan seperti itu, menurutnya, butuh biaya besar.
“Kemarin informasi yang saya dapat dari PLN, untuk satu kali permainan biaya listrik lampu bisa Rp3 juta,” katanya, Senin (4/12/2023).
BACA JUGA: Ini Daftar Lengkap Hasil Undian Babak Grup Euro 2024
Biaya listrik untuk operasional Lapangan Blulukan semakin tinggi karena daya listrik yang dipasang juga dinaikkan. Ruang ganti pemain misalnya, kini telah dipasangi pendingin ruangan. Belum lagi fasilitas lain sehingga biaya perawatan lapangan akan sangat tinggi. Sementara desa tidak memiliki anggaran untuk biaya operasional tersebut.
“Saya bingung nanti bagaimana untuk biaya operasionalnya, kan semua sudah standar FIFA. Mudah-mudahan ada solusi nantinya,” kata dia.
Selepas perhelatan Piala Dunia U-17 berakhir, dia mengatakan kondisi Lapangan Blulukan sudah dibuka kembali. Terpal yang menutup Lapangan Blulukan selama perhelatan Piala Dunia U-17 telah dicopot.
Lapangan milik Desa Blulukan tersebut, lanjut dia, dikembalikan lagi untuk dikelola AT Farmasi. Sementara terkait nasib 20 pedagang kaki lima (PKL) yang diliburkan selama lapangan digunakan sebagai venue Piala Dunia U-17 segera menempati tempat baru pertengahan bulan ini.
Pemdes Blulukan telah membangunkan selter bagi PKL tersebut. Selter tersebut dibangun di selatan lapangan Blulukan. “Sudah hampir selesai pembangunannya. Paling 10 hari ke depan sudah bisa menempati selter itu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
V BTS resmi menjadi Global Brand Ambassador Nothing. Ia membintangi kampanye Headphone (1) Pro yang hadir dengan triple-driver dan ANC.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk simpanan rupiah dan valuta asing (valas) di perbankan
Sering cas motor listrik semalaman? Kenali pengaruhnya terhadap baterai, charger, sistem listrik, dan keamanan pengisian.
Spanyol menyepakati larangan penggusuran hingga 2030 setelah kasus Maricarmen Abascal memicu protes terkait krisis perumahan.