Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Kondisi Lapangan Blulukan berstandar FIFA. (Istimewa/Kades Blulukan)
Harianjogja.com, KARANGANYAR—Salah satu lapangan venue atau tempat pertandingan Piala Dunia U-17 berada di Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Kini setelah gelaran internasional itu usai, Pemerintah Desa (Pemdes) Blulukan bingung membiayai pemeliharaan lapangan berstandar Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).
Kepala Desa (Kades) Blulukan, Slamet Wiyono, mengatakan Lapangan Blulukan bersama tujuh lapangan lain dipilih sebagai tempat latihan tim peserta Piala Dunia U-17. Ketujuh lapangan itu di yakni Stadion UNS, Stadion R. Maladi, Lapangan Banyuanyar, Lapangan Sriwaru, Lapangan Karangasem, Lapangan Kampung Sewu dan Lapangan Kottabarat.
Untuk mendukung itu, Lapangan Blulukan telah direnovasi besar-besaran. Perbaikan sarana prasarana dilakukan sesuai standar FIFA, mulai ruang ganti pemain, rumput, toilet, dan penambahan delapan lampu penerangan. Untuk mempertahankan kondisi dan operasional lapangan seperti itu, menurutnya, butuh biaya besar.
“Kemarin informasi yang saya dapat dari PLN, untuk satu kali permainan biaya listrik lampu bisa Rp3 juta,” katanya, Senin (4/12/2023).
BACA JUGA: Ini Daftar Lengkap Hasil Undian Babak Grup Euro 2024
Biaya listrik untuk operasional Lapangan Blulukan semakin tinggi karena daya listrik yang dipasang juga dinaikkan. Ruang ganti pemain misalnya, kini telah dipasangi pendingin ruangan. Belum lagi fasilitas lain sehingga biaya perawatan lapangan akan sangat tinggi. Sementara desa tidak memiliki anggaran untuk biaya operasional tersebut.
“Saya bingung nanti bagaimana untuk biaya operasionalnya, kan semua sudah standar FIFA. Mudah-mudahan ada solusi nantinya,” kata dia.
Selepas perhelatan Piala Dunia U-17 berakhir, dia mengatakan kondisi Lapangan Blulukan sudah dibuka kembali. Terpal yang menutup Lapangan Blulukan selama perhelatan Piala Dunia U-17 telah dicopot.
Lapangan milik Desa Blulukan tersebut, lanjut dia, dikembalikan lagi untuk dikelola AT Farmasi. Sementara terkait nasib 20 pedagang kaki lima (PKL) yang diliburkan selama lapangan digunakan sebagai venue Piala Dunia U-17 segera menempati tempat baru pertengahan bulan ini.
Pemdes Blulukan telah membangunkan selter bagi PKL tersebut. Selter tersebut dibangun di selatan lapangan Blulukan. “Sudah hampir selesai pembangunannya. Paling 10 hari ke depan sudah bisa menempati selter itu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Honor resmi luncurkan Robot Phone dengan gimbal titanium terkecil di industri. Kamera 200 MP bisa bergerak 4 arah, rekam 4K, dan punya 100 ekspresi wajib.
Putri Anne mengaku kembali menjadi murid Yesus saat menjawab pertanyaan netizen soal hijab. Ia juga buka suara mengenai pandangannya terhadap pernikahan setelah
Petenis Indonesia Janice Tjen masuk unggulan ke-32 Cincinnati Open 2026. Status ini membuatnya langsung lolos ke babak kedua. Simak jadwal dan daftar pesaingnya
Cristiano Ronaldo kembali ke Al Nassr usai menikahi Georgina Rodriguez. Rambut emas barunya jadi sorotan, sementara target 1.000 gol menantinya di musim 2026/20
Masyarakat bisa mengajukan pembaruan data DTSEN melalui aplikasi Cek Bansos atau kelurahan. Simak cara, syarat, dan alasan desil tidak langsung berubah.