Pria Berinisial S Rusak Palang Pintu KA dan Tantang Petugas di Sleman
Mahasiswa berinisial S ditangkap Polsek Gamping setelah merusak palang KA Banyumeneng. Aksinya dilakukan saat mabuk dan merugikan Rp2 juta.
Pelatih Fisik PSS Sleman, Kartono Pramdhan. - Ist/PSS Sleman
SLEMAN—Pelatih Fisik PSS Sleman, Kartono Pramdhan mengikuti pelatihan untuk mendapatkan lisensi kepelatihan AFC Pro. Pria yang menyandang gelar doktor dari Universitas Pendidikan Indonesia membeberkan pengalamannya selama menempuh proses pelatihan AFC Pro.
"AFC pro dilakukan kurang lebih sudah satu tahun yang terdiri dari tujuh modul. Satu modul daring, satu modul berkunjung ke Eropa yaitu Turki, lalu empat modul luring dan satu modul berkunjung ke klub untuk ujian," kata Kartono seperti dikutip dari laman resmi klub, Rabu (6/12/2023).
Di modul keenam, Kartono akan mendalami berbagai materi tentang tren taktikal dan analisa sepak bola. "Saat ini saya sudah mencapai modul keenam yaitu di modul luring. Materinya yang pasti pengembangan pengetahuan sepak bola berkaitan dengan trend tactical sepak bola dunia dan analisa," ujarnya.
BACA JUGA: Lomba Unik di Jerman, Ada Kompetisi Bagi Pengemudi Truk Forklift
Pelatih kelahiran Bandung 37 tahun silam ini secara terbuka menceritakan hal-hal menarik yang dialaminya selama menjalani kursus lisensi kepelatihan. Termasuk pengalamannya bertemu dengan para pelatih senior yang menangani tim-tim yang bermain di kompetisi sepak bola Indonesia.
"Tentu hal tersebut menambah banyak wawasan terkait sepak bola kemudian menambah jaringan kelepatihan dan berbagi pengalaman dengan para pelatih senior. Saya banyak bertemu dengan mereka yang sudah melatih tim yang ikut di kompetisi, yakni coach Bima Sakti, Fachri Husaeni dan Jafri Sastra," ungkapnya.
Kartono punya alasan tersendiri mengapa dirinya mengambil lisensi AFC Pro. Selain perlu legalitas pengakuan sertifikasi kepelatihan, pelatihan ini dapat meningkat kemampuannya tentang dunia kepelatihan sepak bola. "Sejauh ini ketika belajar pasti ada tekanan mental karena ada ujian presentasi. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi saya dengan motivasi dalam diri untuk mengatasinya."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mahasiswa berinisial S ditangkap Polsek Gamping setelah merusak palang KA Banyumeneng. Aksinya dilakukan saat mabuk dan merugikan Rp2 juta.
Google meluncurkan Gemini 3.7 Flash dengan kemampuan coding lebih canggih, dukungan AI agent, dan biaya penggunaan hingga 50% lebih murah.
Rem motor macet bisa membuat roda seret dan membahayakan pengendara. Kenali delapan penyebab utama serta cara mengantisipasinya.
Erling Haaland menerima empat sertifikat Guinness World Records berkat pencapaiannya di Manchester City dan Timnas Norwegia, termasuk rekor 100 gol tercepat di
AI membuat pekerjaan kantoran makin terancam. Gen Z mulai melirik profesi teknis dan kerah biru yang menawarkan gaji tinggi serta sulit digantikan teknologi.
Remaja Korsel kini memilih SMK semikonduktor daripada kuliah. Lulusan langsung bekerja di Samsung dengan gaji Rp1,99 M/tahun, bonus hingga Rp7,1 M. AS juga keku