Tarif Air Curah DIY Bakal Naik, Pelanggan Bantul Waswas
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Sepakbola -Ilustrasi freepik
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja bakal melakoni laga lanjutan Liga 2 2023 menghadapi Nusantara United FC (NUFC), Rabu (13/12/2023) di Stadion Mandala Krida. Kedua tim bakal tampil tanpa beban lantaran masing-masing sudah mengantongi hasil yang berbeda untuk fase selanjutnya.
Laskar Mataram sudah dipastikan lolos ke 12 besar lantaran kedua pesaingnya Persikab Kabupaten Bandung dan NUFC mengalami kekalahan di laga terakhir. Sementara NUFC akan melanjutkan sisa Liga 2 2023 di babak 16 besar playoff degradasi. Meski demikian laga mendatang diprediksi tetap menarik untuk disaksikan.
Membandingkan statistik kedua tim di laga mendatang Laskar Mataram kalah telak dari hampir segala sektor. Hanya saja NUFC unggul satu laga dibandingkan PSIM Jogja yang baru bermain 10 laga sementara Macan Dahan Borneo, julukan NUFC sudah bertanding sebanyak 11 laga.
Mengutip dari situs web PT LIB dari sisi gol dan umpan gol, PSIM dari 10 laga baru membukukan 12 gol dan sembilan umpan gol. Sementara NUFC unggul dengan 18 gol dan 14 umpan gol.
BACA JUGA: Tiket Keberangkatan Kereta Api dari Jogja Dipastikan Tersedia
Kemudian dari sisi kebobolan Laskar Mataram unggul dengan hanya kemasukan sembilan gol, NUFC gawangnya sudah bobol sebanyak 16 gol. Laskar Mataram sejauh ini merupakan klub dengan capaian jumlah kebobolan minim bersama Bekasi City dan Malut United.
Dari sisi tendangan ke gawang, Macan Dahan Borneo kembali unggul dengan 65 tendangan ke arah gawang serta 128 tendangan ke luar gawang. Sementara Laskar Mataram baru membukukan 43 tendangan mengarah ke gawang dan 95 tendangan ke luar gawang.
Perbandingan operan pun PSIM Jogja juga kalah telak dengan jumlah 3.694 milik NUFC dan 1.442 milik Laskar Mataram. Macan Dahan Borneo memang dikenal dengan gaya bermain oper-operan pendek dalam membangun serangan ke sektor pertahanan lawan. Bahkan pada putaran pertama lalu, stopper NUFC Komang Tri menjadi pemain dengan operan sukses tertinggi dengan jumlah 354 operan sukses.
PSIM hanya sedikit mengimbangi statistik NUFC dari segi pertahanan meskipun masih tetap kalah. Laskar Mataram tercatat sudah mencatatkan 134 tackel, 109 clearance dan 175 intercept. Sementara Macan Dahan Borneo mencatat 155 tackle, 128 clearance dan 265 intercept.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Cristiano Ronaldo masuk skuad Portugal di Piala Dunia 2026. Ini daftar lengkap pemain dan peluang juara Selecao das Quinas.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.