Kenalan TikTok Berujung Motor Raib di Mlati
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.
Ilustrasi- Penyerang PSS Sleman, Ricky Cawor./Istimewa-PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Laga pekan ke-23 BRI Liga 1-2023/24 antara Persija Jakarta menghadapi PSS Sleman di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada Sabtu (16/12/2023) berlangsung ketat. Kedua tim saling beradu serangan sejak peluit babak pertama dibunyikan.
Baik Macan Kemayoran maupun Super Elang Jawa bermain dengan pressing ketat sejak awal laga. Hal ini menyebabkan ruang serang bagi kedua tim sangat terbatas.
Persija yang menelan tiga kali seri di tiga laga sebelumnya, ingin membawa poin penuh di kandang. Karenanya tim tuan rumah cenderung lebih banyak membangun serangan meski turun dengan formasi lima bek.
Variasi serangan yang diterapkan Persija dalam laga ini pun beragam. Dari umpan lambung, kombinasi umpan pendek satu-dua hingga tusukan-tusukan yang dilakukan trio serang mereka, Riko Simanjuntak, Ryo Matsumura dan Rayhan Hannan.
Meski beberapa kali menyerang, serangan Macan Kemayoran mental di lini akhir pertahanan PSS Sleman. Duet Thales Lira dan Leo Tupamahu di pintu pertahanan Sleman masih kokoh menahan gempuran serangan Persija di babak pertama.
Di sisi lain, kubu tim tamu bukan tanpa perlawanan. Meski lebih sering bertahan untuk membendung serangan Macan Kemayoran, PSS Sleman tak ragu untuk menyerang. Sejumlah peluang matang bahkan diciptakan PSS di babak pertama.
Beberapa kali Jonathan Bustos dan Elvis Kamsoba membangun serangan-serangan berbahaya di jantung pertahanan Persija. Bahkan Esteban Vizcarra yang sempat muncul dari lini kedua nyaris mencetak gol. Sayangnya hingga peluit babak pertama, skor 0-0 masih bertahan untuk kedua belah tim.
BACA JUGA: Tanpa Hokky dan Jihad Ayoub, Berikut Susunan Pemain PSS Lawan Persija
Dalam latihan pekan ini, Pelatih Kepala PSS Sleman, Risto Vidakovic memang telah mewaspadai gaya sepak bola menyerang Persija. Meski memperoleh hasil seri di tiga laga terakhir, Persija kata Risto tetaplah tim dengan gaya bermainnya menyerang.
"Walau hasil di pekan sebelumnya mengecewakan bagi Persija, mereka tetaplah tim yang memainkan sepak bola secara baik dengan gaya sepak bola menyerang serta melakukan tekanan kuat ke lawan," kata Risto pada Rabu (13/12/2023) sore di Lapangan Pakembinangun.
Gaya permainan Persija inilah yang menurut Risto harus mampu direspon oleh timnya dengan strategi yang pas dan cocok dengan karakter Super Elang Jawa. "Hal ini tentu saja harus direspon dengan strategi permainan yang baik kemudian bermain sesuai dengan karakter kami," tegasnya.
Permainan menyerang tim ibukota lanjut Risto harus dibalas dengan strategi permainan yang lebih sabar oleh timnya. Selain itu pertahanan yang kuat juga berpengaruh untuk meredam serangan Ryo Matsumura cs.
"Menghadapi sepak bola menyerang ala Persija, kami harus lebih sabar dengan pertahanan yang bagus," tandasnya. (Catur Dwi Janati)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun dengan tarif Rp8.000 dan keberangkatan pagi hingga malam.
Tips sehat konsumsi daging kurban saat Iduladha agar kolesterol tetap aman, mulai dari cara memasak hingga mengatur porsi makan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun, tarif Rp8.000 dan jadwal keberangkatan pagi hingga malam.
Investor kripto Indonesia dinilai makin rasional dan tak lagi sekadar FOMO. Literasi blockchain dan strategi investasi mulai meningkat.