Polisi Dalami Fakta Rumah Api Seyegan, Penyelidikan Masih Berjalan
Polresta Sleman masih menyelidiki rumah api Seyegan dengan mengumpulkan alat bukti dan mendalami fakta lapangan untuk mengungkap penyebabnya.
Ichsan Pratama/Instagram
Harianjogja.com, SLEMAN — PSS Sleman memastikan berpisah dengan gelandang Ichsan Pratama setelah menjadi bagian penting tim sepanjang musim 2025/2026. Keputusan ini menandai berakhirnya peran salah satu motor permainan Super Elja di lini tengah.
Kepastian tersebut disampaikan Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti. Ia menegaskan manajemen klub memberikan apresiasi atas kontribusi yang telah ditunjukkan Ichsan selama membela tim.
“PSS Sleman mengucapkan terima kasih kepada Ichsan Pratama atas dedikasi, kerja keras, dan profesionalismenya selama menjadi bagian dari Super Elja,” kata Vita, Kamis (2/7/2026).
Selama berseragam PSS Sleman, Ichsan dikenal sebagai gelandang yang memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas permainan tim. Ia kerap menjadi pengatur tempo sekaligus penghubung antarlini, baik saat tim membangun serangan maupun ketika harus bertahan.
Performa konsisten yang ditunjukkan Ichsan membuatnya menjadi salah satu pemain yang diandalkan dalam skema permainan PSS. Keberadaannya di lini tengah memberikan keseimbangan, terutama dalam mengatur transisi permainan agar tetap terjaga.
“Sebagai gelandang, Ichsan berperan penting dalam mengatur ritme permainan, menjaga keseimbangan tim, serta menjadi penghubung antarlini sepanjang musim 2025/2026,” lanjut Vita.
Kepergian Ichsan tentu menyisakan pekerjaan rumah bagi PSS Sleman, khususnya dalam menjaga kualitas lini tengah. Pasalnya, peran yang ditinggalkan tidak mudah digantikan, mengingat kontribusinya yang cukup vital sepanjang musim lalu.
Meski demikian, manajemen klub tetap menunjukkan sikap profesional dengan memberikan dukungan penuh terhadap perjalanan karier sang pemain. PSS Sleman berharap Ichsan dapat terus berkembang dan meraih kesuksesan di klub berikutnya.
“PSS mengapresiasi setiap kontribusi yang telah diberikan dan mendoakan yang terbaik untuk perjalanan kariernya ke depan. Semoga sukses di setiap langkah berikutnya,” tegasnya.
Perpisahan ini juga membuka kemungkinan adanya perombakan skuad Super Elja menjelang kompetisi musim mendatang. PSS Sleman diperkirakan akan melakukan penyesuaian komposisi pemain, khususnya di sektor lini tengah, guna menjaga daya saing tim.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya klub dalam mempertahankan performa sekaligus meningkatkan kualitas tim menghadapi persaingan yang semakin ketat di musim berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman masih menyelidiki rumah api Seyegan dengan mengumpulkan alat bukti dan mendalami fakta lapangan untuk mengungkap penyebabnya.
Dokter ingatkan penggunaan nebulizer tidak boleh sembarangan karena berisiko efek samping seperti katarak hingga glaukoma.
PLN retrofit PLTU agar bisa gunakan batu bara kalori rendah, solusi cegah pemadaman listrik di Jawa.
Hyundai Ioniq 3 siap debut di GIIAS 2026. Hatchback listrik canggih dengan jarak tempuh hingga 496 km ini jadi sorotan.
Prediksi Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026, lengkap dengan line up, analisis kekuatan tim, dan skor akhir.
Penggerebekan narkoba di Katingan ricuh, satu polisi gugur dan dua anggota hilang. Pencarian masih berlangsung.