Terungkap! Istri Gorok Leher Suami di Bantul, Dipicu Chat Selingkuh
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Basket - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Liga basket lokal usia muda akan digulirkan pada 2024 mendatang.
Gerakan pembinaan atlet usia muda lokal ini diinisiasi oleh Peak, Perbasi DIY dan sejumlah instansi lainnya untuk mengembangkan talenta muda basket di wilayah setempat.
Inisiator Peak Roadshow vol 1, Rachmad Kasim Martadji menjelaskan, konsep yang dibangun dalam liga basket lokal itu nantinya diikuti oleh para murid SD, SMP dan mahasiswa.
Format kompetisi yang akan dijalankan adalah kompetisi penuh yang diikuti oleh delapan klub dari masing-masing jenjang.
"Putera puteri semua ketemu, setelah penyisihan kita cari peringkat. Peringkat 1 akan ketemu peringkat ke-8, peringkat ke+2 ketemu ke-7 dan seterusnya untuk menuju semi final dan final," jelasnya, Minggu (17/12/2023).
Nantinya, liga itu dimainkan di lapangan sekolah dengan tujuan mengenalkan olahraga basket kepada masyarakat dan anak-anak sekolah.
Pihaknya berharap agenda ini berjalan lancar dan bisa menjadi gerakan pembaharuan dalam pembinaan atlet muda basket di wilayah setempat.
"Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan lancar. Tujuannya satu basket DIY semakin keren dan hebat atau ketika DIY mau menghadapi kota lain kita bisa menang dan tidak minder," ujarnya.
Rachmad menambahkan, lewat event liga pelajar dari SD, SMP dan mahasiswa ini pihaknya berharap agar kualitas permainan di wilayah setempat juga meningkat.
Selain itu juga mampu mengembangkan UMKM di Jogja. Pelatih dapat porsi lebih dan pengembangan pelatih jadi benar serta terarah.
"Saya yakin dan optimistis berjalan bagus, sekolah dapat promosi bagus, orang tua ga bingung mau sekolahin anak di mana, klub juga dapat dampak. Tetapi semuanya by proses, ga bisa instan. Liga ini akan digelar Sabtu dan Minggu agar tidak ganggu pelajaran dan biar anak-anak dapat atmosfer selalu berkompetisi dan kegiatan positif," pungkasnya.
Ketua Umum Perbasi DIY, KPH Purbodiningrat menyebut, pada gelaran kompetisi terdekat yakni PON 2024 DIY sudah berhasil meloloskan tiga timnya. Semua itu, kata dia berkat kerja keras semua pihak.
Selain itu PB Perbasi juga ikut berperan lewat pemantauan perkembangan basket di daerah, sehingga organisasi dan kompetisi berjalan beriringan.
"Kami juga sambut baik dalam roadshow peak yang salah satunya nanti event liga basket di DIY di mana banyak klub DIY segala Kelompok Umur yang perlu untuk mengasah skil dan menambah jam terbang, karena itu salah satu cara baik agar para atlet bisa mengasah kemampuan. Maka dengan adanya liga yang nantinya digulirkan tahun depan kami sangat apresiasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Lonjakan penumpang KA Daop 6 Yogyakarta naik hingga 91% saat libur panjang. KAI tambah 7 perjalanan kereta.
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
SPMB Sleman 2026 dibuka dengan jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Ini syarat dan ketentuan lengkapnya.
Jadwal SIM Keliling Jogja Mei 2026 lengkap di Alun-Alun Kidul, Sasono Hinggil, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syarat perpanjangan SIM A dan C terbaru.
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.