Polisi Selidiki Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project
Polisi menyelidiki dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol setelah video tantangan hafal surah viral di media sosial.
Dewa United Banten Basketball berhasil menjadi juara IBL 2025, yang merupakan gelar pertama mereka, setelah mengalahkan Pelita Jaya Jakarta dengan skor 74-74 dalam laga ketiga Final IBL 2025 di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro Jakarta, Minggu (20/7/2025). (ANTARA/Aditya Ramadhan)
Harianjigja.com, JAKARTA - Dewa United Banten basketball membuat sejarah dengan untuk pertama kalinya menjuarai Indonesian Basketball League (IBL) setelah mengalahkan juara bertahan Pelita Jaya Jakarta lewat kemenangan 74-73 di laga ketiga final IBL 2025 yang digelar di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro Jakarta, Minggu malam.
Dewa United Banten menang dengan keunggulan 2-1 dari seri pertandingan best of three, setelah sebelumnya kalah di game pertama di kandangnya sendiri di Dewa United arena Tangerang Banten pada Kamis (17/7).
Pemain asing Dewa United Jordan Adams tampil paling dominan dengan mencetak skor terbanyak, yaitu .40 poin, dan Joshua Ibarra 13 poin serta 13 rebound.
Kemenangan ini didapat oleh Dewa United dengan berhasil bangkit dari tertinggal 12 poin di pertengahan kuarter empat hingga akhirnya unggul dengan skor akhir 74-73.
Bermain di markasnya sendiri, Pelita Jaya sempat tertinggal hingga 7 poin di kuarter pertama sebelum akhirnya bisa mengendalikan permainan dan kembali unggul saat paruh pertama berakhir dengan skor tipis 36-34.
Di babak kedua, permainan masih sengit dengan kedua tim saling berbalas poin dan terjadi pergantian keunggulan antar kedua tim.
Namun empat tembakan tripoin kontribusi dari Jerome Anthony Bean Jr, Agassi Goantara, dan Andakara Prastawa menjadi pembeda yang membuat Pelita Jaya kembali unggul 58-52 di akhir kuarter ketiga.
Performa Pelita Jaya terus berlanjut di kuarter empat dengan laju poin 8-2, hingga mereka sempat unggul 12 poin 66-54 saat kuarter akhir baru bergulir 2 menit.
Di pertengahan kuarter empat, Dewa United bangkit untuk memperkecil ketertinggalan sampai selisih satu poin di sisa 1 menit 43 detik, menjadi 73-72.
Upaya Anak Dewa terus berlanjut hingga akhirnya berhasil membalikkan keadaan menjadi 73-74 di sisa setengah menit terakhir. Pelita Jaya terus mencoba melawan, namun tidak mampu kembali merebut poin.
Jerome Anthony Bean menjadi pencetak skor terbanyak dengan 20 poin, Jaquori Mclaughin 11 poin, dan Jeffree Whitey 10 poin,.
Selain mencetak sejarah menjadi juara IBL untuk pertama kalinya, Dewa United menjadi tim kedua dalam sejarah IBL yang menjuarai final setelah tertinggal lebih dulu, mengikuti jejak Pelita Jaya musim lalu.
Mereka meraih gelar juara IBL sejak bergabung di kompetisi pada 2021, yang seluruhnya berhasil melaju sampai babak playoff.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polisi menyelidiki dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol setelah video tantangan hafal surah viral di media sosial.
Prediksi PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026, lengkap dengan head to head, susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Produksi perikanan budi daya Gunungkidul mencapai 7.119 ton hingga Juni 2026. Lele mendominasi dengan produksi lebih dari 6.168 ton.