PAD Wisata Bantul Turun, Baru Rp8,4 Miliar hingga Mei 2026
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
Pemain PSIM Jogja Ari Maring (kanan) berupaya melewati hadangan pemain Semen Padang dalam laga yang digelar Sabtu (27/1/2024). Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja dimungkinkan tidak bakal melanjutkan perjalanannya di Liga 2 2023 setelah meraih hasil imbang kontra Semen Padang dalam laga yang digelar Sabtu (27/1/2024). Skor 0-0 membuat peluang Laskar Mataram lolos ke semifinal terkubur.
Laga berjalan sengit sejak menit awal pertandingan. PSIM tak henti-hentinya melancarkan serangan ke pertahanan lawan. Namun di menit 15 insiden kartu merah Nico membuat serangan tuan rumah mengendur. Mereka lebih banyak bermain menunggu dan mengandalkan serangan balik.
Pemain pinjaman dari Persija Jakarta itu dikartu merah saat dirinya dilanggar sewaktu menggiring bola. Tak terima Nico kemudian terlibat insiden dengan pemain lawan dan harus diusir oleh wasit. Otomatis bermain dengan 10 orang pemain Laskar Mataram pincang. Peluang yang diperoleh sampai akhir laga tak membuat skor berubah.
Pelatih PSIM Jogja Kas Hartadi mengaku insiden kartu merah pemainnya di menit awal menjadi salah satu penyebab hasil berakhir imbang. "Di menit awal kita sudah kena kartu merah dan kita masih bermain bagus dengan menyerang terus, tapi hasil belum memuaskan," katanya.
Baca Juga
PSIM vs Semen Padang, Laga Hidup dan Mati Bagi Laskar Mataram untuk Lolos Semifinal
PSIM Boyong 26 Pemain ke Padang
Insiden ricuh Mewarnai Hasil Imbang PSIM vs Semen Padang
Mantan pelatih Dewa United itu juga mengaku heran dengan Nico yang terlihat emosi di laga ini. "Saya kaget juga, saya tahunya pas di sleding aja, untuk insidennya saya gatau makanya dengan kartu merah saya kaget, ga ngeliat waktu itu, mungkin terpancing emosi. Saya sudah sampaikan jangan emosi sebelum kita main, sudah saya ingatkan," katanya.
Kas menyebut, di laga terakhir melawan PSMS Medan timnya harus meraih poin penuh. "Kita masih ada satu laga yang penting besok di Medan harus poin tiga ga ada cerita lagi, melihat hasil pertandingan tim lain juga, begitu posisinya. Yang penting kita di Medan harus menang, jadi masalah runner up hitung-hitungannya nanti," ujarnya.
Sementara Pelatih kepala Semen Padang FC Delfiadri menyebut, pertandingan sore ini berjalan dengan seru dan sangat lama menurutnya. "Saya berterima kasih kepada semua pemain Semen Padang yang sudah berjuang di laga ini, patut kita syukuri hasil ini," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun dengan tarif Rp8.000 dan keberangkatan pagi hingga malam.
Tips sehat konsumsi daging kurban saat Iduladha agar kolesterol tetap aman, mulai dari cara memasak hingga mengatur porsi makan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun, tarif Rp8.000 dan jadwal keberangkatan pagi hingga malam.
Investor kripto Indonesia dinilai makin rasional dan tak lagi sekadar FOMO. Literasi blockchain dan strategi investasi mulai meningkat.