Mobil Brimob Tertabrak KA Bandara di Pelintasan Tanpa Penjagaan
Mobil dinas Brimob dan KA Bandara mengalami kecelakaan di Sedayu, Bantul. Polda DIY memastikan tidak ada korban maupun gangguan operasional.
Penyerang sayap PSS, Elvis Kamsoba./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Usai Mendapatkan tiket 16 besar pertamanya sepanjang sejarah mengikuti gelaran Piala Asia, skuad Timnas Indonesia bakal menghadapi salah satu lawan kuat Timnas Australia. Penyerang sayap PSS Sleman, Elvis Kamsoba yang lama malang melintang di Liga Australia memberi sudut pandangnya akan perkembangan sepak bola Negeri Kangguru beberapa waktu terakhir.
Elvis yang pernah tinggal dan bermain di kasta tertinggi Liga Australia menjelaskan sepak bola Australia terus berkembang dan begitu kompetitif. Saking kompetitifnya, sulit memprediksi tim mana yang akan keluar sebagai juara lantaran masing-masing tim menunjukan perkembangan.
BACA JUGA : Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos ke 16 Besar Piala Asia, Begini Skenarionya
"Sepak bola Australia sudah berkembang dan sangat kompetitif saat ini. Hal ini bisa terlihat dari prediksi siapa tim yang akan menjadi juara pada pra musim. Sangat mustahil untuk memprediksi hal tersebut karena sulit untuk menebak dengan tepat tim mana yang menjadi juara kompetisi," kata Elvis pada Sabtu (27/1/2024) malam.
Sejak bergabung dengan AFC, Socceroos julukan Timnas Australia telah merasakan gelar juara Piala Asia pada tahun 2015. Berbeda dengan Indonesia yang baru sempat merasakan babak 16 besar di gelaran Piala Asia.
Di luar prestasi itu, performa impresif Negara Kangguru pada gelaran Piala Dunia 2022 juga patut dipertimbangkan. Timnas Australia yang berada satu grup dengan juara bertahan Perancis, bersama Denmark dan Tunisia mampu keluar sebagai Runner Up Grup D dengan koleksi dua kali menang dan satu kali kalah. Mereka sukses lolos masuk 16 besar turnamen tertinggi sepak bola dunia tersebut sebelum akhirnya dipaksa tumbang oleh Argentina yang keluar sebagai juara.
"Mereka telah menunjukan performa yang luar biasa di gelaran Piala Dunia 2022. Australia mampu bermain bagus dengan performa luar biasa," ungkapnya
Berbekal catatan itu lah, Elvis menilai Australia memiliki kans untuk menang saat melawan Indonesia dan lolos ke babak perempat final. Menurut Elvis yang patut diwaspadai adalah hasrat mereka untuk dalam gelaran ini. Bila Timnas Australia membawa semangat yang sama seperti saat tampil di Piala Dunia, hal ini patut diwaspadai oleh Timnas Indonesia.
"Saat ini pun mereka membawa hasrat yang tinggi seperti di Piala Dunia 2022 dan ini yang menurut saya harus diwaspadai oleh Indonesia," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mobil dinas Brimob dan KA Bandara mengalami kecelakaan di Sedayu, Bantul. Polda DIY memastikan tidak ada korban maupun gangguan operasional.
Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto digelar pada 14 Agustus 2026 karena 16 Agustus bertepatan dengan hari Minggu.
Ditjen PAS DKI Jakarta membantah adanya intimidasi terhadap Nikita Mirzani saat diperiksa di Rutan Pondok Bambu.
Polda Jatim mengungkap 178 kasus kejahatan jalanan selama Juli 2026 dan mengamankan 206 tersangka di seluruh wilayah Jawa Timur.
Pemkot Jogja memastikan pembayaran gaji ASN dan PPPK hingga akhir 2026 aman dengan dukungan DAU dan PAD yang melampaui target.
KPK melimpahkan berkas dakwaan Yaqut Cholil Qoumas ke PN Jakarta Pusat. Sidang kasus dugaan korupsi kuota haji kini menunggu jadwal.