265 Sekolah Rakyat Berdiri di 131 Daerah hingga Oktober 2026
Teddy Indra Wijaya menyebut 265 Sekolah Rakyat telah berdiri di 131 kabupaten/kota hingga Oktober 2026 untuk memperluas akses pendidikan.
Pelatih Barcelona, Xavi Hernandes./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Barcelona, Joan Laporta mengatakan tidak akan memecat Xavi Hernandez sebelum musim ini berakhir, terlepas dari hasil yang bakal diraih timnya.
Laporta mengklaim bahwa Xavi berhak untuk mengakhiri musim ini sebagai pelatih Barcelona. Kontrak Xavi sendiri baru akan berakhir pada 2025, tetapi ia memutuskan mundur di akhir musim ini. "Saya merasa keputusan yang diambil Xavi terbawa dari kekalahan, tetapi saya mendengarkannya dan akhirnya tahu ia sudah lama mempertimbangkan keputusan tersebut," ujar Laporta kepada RAC 1 pada Jumat (2/2/2024).
Laporta bahkan mengaku siap untuk membujuknya untuk terus bertahan, tetapi Xavi sudah membulatkan tekadnya. "Saya menerima keputusan itu karena ia adalah Xavi. Saya tidak pernah berpikir untuk memecatnya. Saya ingin mempertahankannya. Saya tidak akan memecatnya apapun yang terjadi. Ia tidak pantas dipecat dan harus mendapatkan dukungan kami," lanjutnya.
Laporta mengatakan bahwa keputusan tentang siapa yang akan menggantikan Xavi sebagai pelatih Barca ada “di tangan (direktur olahraga) Deco” dan klub sedang mencari opsi yang berbeda.
Sebelumnya, Xavi memang mengatakan bahwa ia siap meninggalkan Barcelona bila ia merasa tidak bisa membuat timnya kompetitif di akhir musim. Kekalahan dari Villarreal pada pekan ke-22 La Liga membuat Xavi mengambil keputusan untuk mundur dari Barca.
BACA JUGA: Barcelona Raih 3 Poin Usai Bekuk Osasuna
Barcelona kalah dengan skor 3-5 saat menjamu Villarreal di Stadion Olimpic Lluis Companys pada Minggu (28/1/2024).
Hingga pekan ke-22 Liga Spanyol, Barcelona masih berada di urutan keempat dengan torehan 47 poin. Xavi sendiri ditunjuk sebagai pelatih Barcelona pada 2021, ia berhasil mempersembahkan trofi Liga Spanyol pada musim 2022/23 dan Piala Super Spanyol pada 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Teddy Indra Wijaya menyebut 265 Sekolah Rakyat telah berdiri di 131 kabupaten/kota hingga Oktober 2026 untuk memperluas akses pendidikan.
Survei Indef terhadap 1.800 UMKM menunjukkan partisipasi dalam program MBG masih rendah, sementara 22% responden mengalami penurunan usaha.
DPRD Bantul mengubah aturan toko modern. Jarak minimal menjadi 1 km, produk UMKM wajib mendapat ruang, dan 50% pekerja harus warga lokal.
Bahlil Lahadalia memastikan pengadaan impor minyak melalui BLU Lemigas tidak memakai APBN. Skema Perpres 107/2026 masih dalam masa transisi.
Cisdi mendesak kenaikan cukai rokok 50%. Riset memperkirakan output ekonomi naik Rp315,1 triliun dan 1,14 juta lapangan kerja tercipta.
IHSG ditutup menguat 0,31% ke 5.282,31 mengikuti bursa Asia. Saham kesehatan memimpin kenaikan, sedangkan sektor infrastruktur melemah.