Pedro Acosta Ingin Belajar dari Marc Marquez Sebelum Sang Juara Pensiun

Jumali
Jumali Rabu, 28 Oktober 2026 18:07 WIB
Pedro Acosta Ingin Belajar dari Marc Marquez Sebelum Sang Juara Pensiun

Pedro Acosta/Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Kepindahan Pedro Acosta ke tim pabrikan Ducati pada MotoGP 2027 membuka peluang bagi pebalap Spanyol itu untuk belajar langsung dari Marc Marquez. Acosta ingin memanfaatkan kesempatan tersebut sebelum sang juara dunia mengakhiri kariernya.

Acosta dijadwalkan memperkuat Ducati pada musim 2027 dan 2028. Ia menilai kesempatan menjadi rekan setim Marquez sangat berharga, terutama karena pengalaman panjang pebalap yang telah menjadi salah satu sosok penting di MotoGP tersebut.

“Ini adalah kesempatan terakhir, atau salah satu kesempatan terakhir, bagi pebalap muda untuk belajar darinya sebelum dia pensiun,” ujar Acosta dalam wawancara dengan media Spanyol, AS.

Meski antusias menyambut kesempatan itu, Acosta tidak ingin langsung berfokus pada persaingan dengan Marquez. Ia menyadari kepindahan setelah enam tahun bersama KTM menuntut proses adaptasi, mulai dari lingkungan kerja hingga sistem operasional tim barunya.

“Tujuan utama saya adalah memahami bagaimana tim bekerja dan bagaimana mereka menjalankan semuanya. Setelah enam tahun di KTM, saya sudah memahami cara kerja KTM, tetapi saya belum tahu bagaimana semuanya akan berjalan di sana,” katanya.

Acosta Prioritaskan Adaptasi di Ducati

Bagi Acosta, memahami cara kerja Ducati menjadi langkah awal sebelum mengambil pelajaran dari Marquez. Ia ingin menjalani proses tersebut secara bertahap agar dapat menyesuaikan diri dengan pendekatan tim pabrikan asal Italia itu.

“Pertama-tama saya harus beradaptasi, kemudian melihat apakah saya bisa sedikit demi sedikit belajar sesuatu dari Marc,” tuturnya.

Kepindahan ke Ducati pun tidak hanya memberi Acosta kesempatan membela tim pabrikan, tetapi juga membuka ruang untuk mengembangkan kemampuan melalui pengalaman langsung bersama salah satu pebalap paling berpengalaman di MotoGP.

Dengan masa kerja sama yang dijadwalkan berlangsung selama dua musim, Acosta memiliki kesempatan untuk memahami karakter tim Ducati sekaligus menyerap pengetahuan dari Marquez. Namun, ia menegaskan bahwa adaptasi tetap menjadi prioritas sebelum memanfaatkan peluang belajar tersebut.  


Saat ini, Marc Marquez berhasil mengambil alih posisi pertama klasemen setelah memenangi Sprint Race di Phillip Island. Hasil tersebut menjadi keuntungan penting bagi pembalap asal Spanyol itu dalam persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Di sisi lain, Jorge Martin harus kehilangan peluang menambah poin setelah mengalami kecelakaan pada lap kedelapan Sprint Race. Insiden tersebut juga membuatnya dinyatakan tidak fit untuk mengikuti balapan utama GP Australia.

Martin kini mengoleksi 355 poin, tertinggal 10 poin dari Marquez. Sementara itu, Marco Bezzecchi menempati posisi ketiga dengan 315 poin, atau terpaut 50 poin dari pemimpin klasemen.

Pedro Acosta berada di posisi keempat dengan 263 poin, disusul Ai Ogura yang mengumpulkan 259 poin. Keduanya menjadi pembalap yang juga patut diperhatikan dalam persaingan papan atas klasemen.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online