Mendes Yandri Laporkan 73 Akun Penyebar Hoaks ke Bareskrim
Mendes PDT Yandri Susanto melaporkan 73 akun ke Bareskrim Polri terkait video AI deepfake yang menarasikan warung desa akan ditutup.
Tangkapan layar laga Korea Selatan vs Australia di Piala Asia, Sabtu (3/2/2024) dini hari. Ist/yt
Harianjogja.com, JAKARTA—Korea Selatan susah payah mengalahkan Australia untuk maju ke semifinal Piala Asia 2023. Laga Korea Selatan versus Australia membutuhkan perpanjangan waktu dengan skor 2-1.
Laga perempat final antara Korea Selatan kontra Australia ini digelar di Stadion Al Janoub, Al Wakrah, Qatar, Jumat waktu setempat atau Sabtu (3/2/2024) dini hari WIB.
BACA JUGA: Piala Asia Usai, 4 Pemain Ini Dapat Klub Baru
Korea mendominasi permainan sejak babak pertama dimulai hingga membuat membuat Australia kesulitan untuk membangun serangan.
Australia yang mengandalkan serangan balik justru mendapatkan peluang emas pada menit ke-19. Namun eksekusi Conor Metcalfe dari bola pantulan hanya berada tipis di samping gawang.
Korea sempat mencetak gol menit ke-32. Umpan Seol Young-woo bisa disontek Hwang Hee-chan di depan gawang. Namun, wasit asal Oman Ahmed Abu Bakar menganulir gol tersebut karena sang pemain sudah berada dalam posisi offside saat menerima bola.
BACA JUGA: Ada Perang Bintang, Ini Jadwal Perempat Final Piala Asia 2023
Australia justru bisa mencuri gol di akhir babak pertama, berawal dari kesalahan yang dilakukan Hwang In-beom, Craig Goodwin berhasil membawa timnya unggul 1-0 atas Korea Selatan.
Pertandingan berlangsung lebih berimbang di babak kedua. Korea tidak lagi mendominasi ritme pertandingan.
Dua peluang emas bahkan didapat Australia melalui Martin Boyle. Tetapi dua peluang itu bisa dimentahkan oleh kiper Jo Hyeon-woo pada menit ke-53.
Pada menit ke-60 giliran Korea yang mengancam. Hanya saja upaya dari Hwang Hee-chan masih bisa diamankan Mathem Ryan.
Saat kemenangan sudah terlihat di depan mata, Australia justru mendapat hukuman penalti setelah Lewis Miller melanggar Son Heung-min pada menit ke-90+4.
Hee-chan maju sebagai eksekutor dan sukses menjalankan tugas untuk membuat skor jadi 1-1 sehingga laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Korea akhirnya bisa membalikkan keadaan pada menit ke-104. Tendangan bebas berkelas Son di dekat kotak penalti gagal dihentikan Mathew Ryan. Kedudukan menjadi 2-1.
Australia yang berupaya mencetak gol penyama kedudukan justru berada di situasi yang semakin sulit. Mereka harus bermain dengan 10 orang karena Aiden O'Neill dikartu merah wasit setelah melanggar Hee-chan saat perebutan bola.
Unggul jumlah pemain dimanfaatkan Korea untuk memperbesar keunggulan, tetapi sejumlah peluang mereka tidak membuahkan gol hingga berakhirnya babak kedua perpanjangan waktu.
Dengan hasil ini, Korea Selatan dipastikan akan menghadapi Jordania di babak Semifinal yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (6/2) malam WIB.
Jordania sendiri berhasil mengamankan tiket semifinal setelah menang tipis 1-0 atas Tajikistan.
Susunan pemain
Australia (4-3-3): Mathew Ryan; Nathaniel Atkinson, Kye Rowles, Harry Souttar, Aziz Behich; Conor Metcalfe, Keanu Baccus, Jackson Irvine; Martin Boyle, Mitchell Duke, Craig Goodwin
Korea Selatan (4-2-3-1): Jo Hyeon-woo; Kim Tae-hwan, Kim Min-jae, Kim Young-gwon, Seol Young-woo; Park Yong-woo, Hwang In-beom; Lee Kang-in, Son Heung-min, Hwang Hee-chan; Cho Gue-sung
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mendes PDT Yandri Susanto melaporkan 73 akun ke Bareskrim Polri terkait video AI deepfake yang menarasikan warung desa akan ditutup.
Pelajar SMP di Bantul dibekali kecakapan digital untuk menghadapi FOMO, cyberbullying, hoaks, dan risiko penggunaan layar berlebihan.
Empat anak Michael Bambang Hartono menerima warisan saham senilai sedikitnya US$2,93 miliar dari perusahaan induk keluarga Hartono.
Perizinan training ground PSS Sleman disebut sudah lengkap. Pemkab Sleman kini tinggal menunggu persetujuan Kementerian ATR.
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia dengan mesin V8 twin-turbo dan teknologi elektrifikasi yang menghasilkan tenaga hingga 920 PS.