Kalah Dalam Pilur Ngoro-Oro, Sukasto Legawa dan Terima Hasil
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.
Popda DIY 2024
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman menargetkan 79 medali emas dalam gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) DIY 2024. Rencananya even olahraga ini berlangsung di Kulonprogo mulai 4-8 Maret 2024.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, Agung Armawanta mengatakan untuk gelaran Popda Kulonprogo 2024, pihaknya sudah menyiapkan 475 atlet dan ofisial. Rencananya kontingen pelajar asal Sleman akan mengikuti 30 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Menurut dia, berbagai persiapan telah dilakukan dan pelepasan kontingen sudah dilakukan oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jumat (1/3/2024). Ditargetkan dalam gelaran ini bisa meraih 79 medali emas. “Mudah-mudahan target medali emas yang dicanangkan bisa terpenuhi,” kata Agung, Minggu (3/3/2024).
Meski telah mematok target yang harus diraih di Popda 2024, ia meminta kepada seluruh atlet dan official tetap mengedepankan sportivitas dan fairplay dalam ajang ini. “Tentunya kami berharap para atlet bisa memberikan kemampuan terbaik sehingga target bisa terpenuhi,” katanya.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengatakan akan mendukung secara penuh kepada atlet, pelatih dan official yang mewakili Kabupaten Sleman di Popda DIY 2024.
Menurut dia, ajang ini tidak hanya untuk meraih prestasi pribadi, tetapi juga menjadi wahana atlet pelajar untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, kesehatan, kepribadian sekaligus juga dapat mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga.
“Saya meminta agar seluruh altet Popda dari Kabupaten Sleman untuk menunjukan kemampuan terbaiknya, berjuang dan menang dengan tetap menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas,” kata Danang.
BACA JUGA: Diperkuat 395 Atlet, Bantul Optimistis Sabet Juara Umum Popda DIY 2024
Dia berpendapat, event-event seperti ini dapat melahirkan atlet-atlet potensial sehingga dapat mengangkat prestasi Sleman di dunia olahraga. Oleh karenanya, pembinaan berjenjang terus dilakukan agar bisa berprestasi mulai dari tingkat provinsi, nasional hingga internasional. “Popda baru langkah awal karena ada Porda, PON. Kemudian ada Seagames, Asian Games hingga olimpiade,” katanya.
Di ajang Popda 2024 ada harapan para atlet dapat meraih prestasi terbaik dan menjadi juara umum. “Saya berpesan jadikan Popda sebagai ajang pembuktian diri, sarana belajar dan sekaligus menjalin persahabatan antar pelajar melalui olahraga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Sebanyak 92.055 warga Gunungkidul terdampak kekeringan. Kapanewon Tepus menjadi wilayah terparah dengan 24.875 jiwa mengalami krisis air.
Disdag Jogja menggelar Gemati di 22 pasar selama Oktober 2026. Belanja minimal Rp20.000 berpeluang mendapat smartphone hingga sepeda.
Pemprov Jateng menyalurkan 75,4 juta liter air bersih ke 33 kabupaten/kota untuk membantu warga terdampak kekeringan.
Komisi XIII DPR menemukan miras di salah satu bangunan Lapas Cibinong. Sebanyak 10 bangunan di bantaran Ciliwung dibongkar.