Kemdiktisaintek Masih Hitung Skema Kuliah Gratis, Belum Final
Kemdiktisaintek masih menghitung skema kuliah gratis hingga perguruan tinggi. Penerapan serentak atau bertahap belum final.
Bek PSS Sleman, Thales Lira berlatih di Lapangan Pakembinangun./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN -- Bek PSS Sleman, Thales Lira optimistis timnya mampu merebut tiga poin dari tangan Arema dalam lanjutan Liga 1.
Jadwal padat pertandingan di bulan April 2024 diakui Thales menjadi tantangan bagi seluruh pemain. Menurutnya, hal tersebut bisa dijalani dengan baik karena adanya motivasi tinggi lepas dari zona degradasi. Laga kontra Singo Edan menjadi pertandingan yang sangat penting bagi palang pintu pertahanan PSS Sleman tersebut.
"Ini adalah pertandingan yang sangat penting, dua tim sedang berjuang lepas dari zona degradasi dan membutuhkan kemenangan," ungkap Thales pada Sabtu (13/4/2024)
Dari segi posisi, baik PSS maupun Arema sangat membutuhkan poin dari laga ini. PSS dan Arema kini hanya selisih satu poin di tabel klasemen. PSS mengemas 32 poin dari 30 pertandingan, sedangkan Arema mengoleksi 31 poin dari total jumlah pertandingan yang sama.
Arema saat ini sudah berada di zona degradasi, sedangkan PSS hanya dua tangga di atas jurang degradasi. Karenanya, siapa pun yang mencuri poin dalam laga ini akan membawa modal penting guna menjauh dari zona degradasi. Namun dari sudut pandang Thales, timnya lebih diunggulkan karena bermain di kandang.
BACA JUGA: Newcastle Gasak Spurs Empat Gol Tanpa Balas
"Kami diuntungkan dengan bermain di kandang dengan dukungan suporter. Kami harus bermain lebih bagus dan lebih kuat untuk meraih kemenangan," ujarnya.
Terkait tidak menentunya jadwal kompetisi tentu saja sempat membuat para pemain mengalami ketidakpastian jadwal termasuk Thales Lira. Ia pun sempat gundah dengan kondisi tersebut. "Pada awalnya ketika terjadi penundaan kompetisi, kami merasa cemas karena tidak mengetahui kapan kami akan bermain. Hal ini sempat membuat kami kehilangan fokus dan konsentrasi menjalani aktivitas sepak bola," ujarnya.
Pasca liga dipastikan kembali bergulir, tim lanjut Thales segera fokus untuk berlatih. Dirinya bahkan optimistis bisa meraih tiga poin dari tim Singo Edan. "Setelah ada kejelasan hari dan tanggal kompetisi kembali bergulir, kami langsung fokus pada latihan untuk memainkan pertandingan berikutnya. Tentu saja kami optimis untuk bisa meraih tiga poin," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemdiktisaintek masih menghitung skema kuliah gratis hingga perguruan tinggi. Penerapan serentak atau bertahap belum final.
UU Terorisme masih didominasi pidana dan pemenjaraan 77 persen. Pakar UMY mendorong penguatan deradikalisasi dan reintegrasi sosial.
Dua korban kebakaran di Berbah berhasil dievakuasi dari lantai tiga. Proses evakuasi terkendala akses sempit dan material berbahaya.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menegaskan proses hukum terhadap pelaku pencurian kabel prasarana Whoosh diperlukan untuk memberikan efek jera.
Harga beras Jogja naik pada September 2026 akibat pasokan berkurang. BPS juga mewaspadai kenaikan harga pangan menjelang Nataru.
Kebakaran Trans Home Sleman terjadi Kamis siang. Api muncul dari bagian belakang dan cepat merembet hingga melahap area toko.