Anggaran Jalan Kunduran-Blora Dipangkas, Perbaikan Disesuaikan
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
Penjaga gawang Inter Milan keturunan Indonesia, Emil Audero Mulyadi. /Instagram.
Harianjogja.com, JOGJA—Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir beri sinyal positif namun tak memaksa proses naturalisasi penjaga gawang Inter Milan keturunan Indonesia, Emil Audero Mulyadi.
Sebelumnya, Erick yang juga merupakan mantan Presiden Inter Milan melakukan pertemuan dengan penjaga gawang Nerazzurri, Emil Audero Mulyadi.
"Sama seperti Emil Audero, saya berbicara bahwa kita tetap terbuka, tapi kita tidak mau istilahnya memaksakan," kata Erick Thohir, Jumat (19/4/2024).
BACA JUGA : Hasil Inter vs Empoli: Skor 2-0, Nerazzurri Dominasi Permainan
"Karena seperti yang teman-teman tanyakan, Justin Hubner mendarat, langsung main. Nathan Tjoe-A-On datang, langsung main, artinya tidak ada pemaksaan. Mereka langsung main, dengan risiko cedera, tetapi mereka ingin membela merah-putih, itu yang kita harapkan," ujarnya.
Erick memperingatkan bahwa para pemain yang berada saat ini di skuad Indonesia bukan merupakan pemain bayaran dan stigma tersebut harus dihapus karena skuad Merah Putih saat ini memang bermain untuk membela bendera Merah Putih.
"Silahkan cek para pemain yang ada di Timnas Indonesia, jangan ada stigma pemain bayaran. Mereka semua mau bela merah putih. Bisa disaksikan di administrasi PSSI tidak ada bayar-bayaran, semua transparan dan semua ingin membela merah-putih," ujarnya.
Emil kini berseragam Inter Milan yang tinggal selangkah lagi memastikan gelar juara scudetto keempatnya sepanjang karier usai tercatat memperoleh tiga gelar bersama dengan Juventus.
Pemain berposisi penjaga gawang tersebut saat ini berstatus sebagai warga negara Italia dan gencar dirumorkan mempunyai ketertarikan untuk membela tim Garuda usai sempat mengunggah bendera Merah Putih di laman sosial medianya.
BACA JUGA : Luar Biasa! BPS Sebut Okupansi Hotel Bintang di DIY Tertinggi se-Indonesia
Sepanjang karirnya, pemain berusia 27 tahun tersebut tercatat telah mempunyai 10 pertandingan bersama dengan timnas Italia U-21 dan belum kunjung memperoleh debut bersama dengan Gli Azzurri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.