FIFA ASEAN Cup 2026 Masuk Kalender FIFA, Ini Keuntungannya bagi Indonesia

Jumali
Jumali Rabu, 09 September 2026 20:07 WIB
FIFA ASEAN Cup 2026 Masuk Kalender FIFA, Ini Keuntungannya bagi Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan arahan kepada anak didiknya saat melawan Timnas Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). Indonesia kalah dengan skor 0-3. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.\r\n

Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Indonesia mendapat keuntungan penting menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen perdana tersebut masuk dalam kalender FIFA Matchday sehingga skuad Garuda memiliki peluang lebih besar untuk diperkuat pemain-pemain yang berkarier di luar negeri.

Status tersebut menjadi pembeda dibandingkan pertandingan yang digelar di luar agenda resmi FIFA. Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya menyebut penempatan FIFA ASEAN Cup dalam kalender FIFA Matchday membuka peluang pemain terbaik Indonesia untuk hadir memperkuat tim nasional.

“Hal yang unik dari FIFA ASEAN ini dimasukkan menjadi kalender FIFA Matchday yang digabungkan di bulan September dan Oktober. Kalau melihat seperti ini pasti kan semua pemain terbaik Indonesia bisa hadir dan kita harapkan prestasinya bisa maksimal,” kata Erick Thohir, beberapa waktu lalu.

Pemain Abroad Berpeluang Memperkuat Timnas Indonesia

Masuknya FIFA ASEAN Cup dalam periode FIFA Matchday menjadi kabar penting bagi Timnas Indonesia yang memiliki sejumlah pemain berkarier di kompetisi luar negeri. Pemain seperti Jay Idzes, Justin Hubner, Ole Romeny, Joe Pelupessy, Maarten Paes, serta pemain Indonesia lainnya berpeluang masuk skuad untuk turnamen tersebut.

Ketersediaan pemain menjadi salah satu persoalan yang kerap dihadapi tim nasional ketika pertandingan berlangsung di luar kalender internasional FIFA. Dalam situasi tersebut, klub memiliki pertimbangan tersendiri terkait pelepasan pemain untuk memenuhi panggilan negara.

Sebaliknya, status FIFA Matchday memberikan kerangka resmi bagi pemanggilan pemain tim nasional. Kondisi tersebut membuat Indonesia memiliki peluang lebih besar menurunkan komposisi terbaik saat menghadapi negara-negara peserta FIFA ASEAN Cup 2026.

Bagi Timnas Indonesia, kesempatan tersebut penting karena sejumlah pemain andalan saat ini menjalani karier di luar negeri. Kehadiran mereka dapat memberikan pilihan lebih banyak kepada tim kepelatihan dalam menentukan komposisi skuad.

Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Keuntungan Indonesia tidak hanya berasal dari status turnamen dalam kalender FIFA. Indonesia juga dipercaya menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026, sedangkan Hong Kong menjadi penyelenggara untuk divisi lainnya.

Pemerintah Indonesia telah menyiapkan penyelenggaraan turnamen tersebut melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Kemenpora menyebut DKI Jakarta dan Jawa Barat ditunjuk sebagai wilayah penyelenggara.

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung menjadi venue yang disiapkan untuk pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.

Dengan status sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia akan mendapatkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri. Dukungan suporter menjadi salah satu faktor yang dapat menambah atmosfer pertandingan ketika skuad Garuda menghadapi lawan-lawannya.

FIFA ASEAN Cup Bukan Piala AFF

FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan kompetisi baru yang berbeda dari ASEAN Championship atau Piala AFF. Turnamen tersebut berada di bawah payung FIFA dan dijadwalkan menggunakan periode FIFA Matchday.

Pada Premier Division, Indonesia berada di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Sementara Grup B dihuni Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan.

Pertandingan fase grup dijadwalkan berlangsung mulai 25 September 2026. Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Singapura pada 25 September, Malaysia pada 28 September, dan Bangladesh pada 1 Oktober.

Format turnamen menggunakan sistem round robin. Dua juara grup akan bertemu di final, sedangkan dua runner-up bertanding untuk memperebutkan posisi ketiga. Tidak ada babak semifinal dalam format tersebut.

Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Maksimal

Erick Thohir sebelumnya menilai keberadaan FIFA ASEAN Cup dalam kalender FIFA Matchday dapat menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk membangun kekuatan tim. Kehadiran pemain terbaik akan memberikan ruang bagi tim kepelatihan untuk mengukur kemampuan skuad menghadapi persaingan internasional.

Pemerintah juga melihat penyelenggaraan turnamen ini sebagai bagian dari upaya memperkuat industri olahraga dan sport tourism di Indonesia. Menpora Erick Thohir menyebut Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026.

Bagi suporter Timnas Indonesia di Jogja dan daerah lain, status FIFA Matchday membuat turnamen ini menarik untuk dinantikan. Sebab, peluang melihat pemain-pemain abroad kembali mengenakan seragam Merah Putih menjadi lebih besar dibandingkan pertandingan yang tidak masuk kalender resmi FIFA.

Namun, keputusan akhir mengenai pemain yang dipanggil tetap berada pada tim kepelatihan. Ketersediaan setiap pemain juga akan bergantung pada kebutuhan skuad dan keputusan pelatih menjelang turnamen.

FIFA ASEAN Cup 2026 akhirnya menjadi kesempatan penting bagi Timnas Indonesia untuk menguji kekuatan dengan komposisi pemain yang lebih lengkap. Dengan status sebagai tuan rumah sekaligus bagian dari kalender FIFA Matchday, skuad Garuda memiliki modal untuk mengejar hasil maksimal pada turnamen perdana tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online