Harga Sembako Mulai Naik, Bantul Siapkan Operasi Pasar
DKUKMPP Bantul menyiapkan operasi pasar setelah harga ayam dan cabai mulai naik. Pemkab memastikan stok pangan tetap aman meski Program MBG kembali berjalan.
Suasana perayaan hari jadi PSSI yang ke-94 tahun oleh Asprov PSSI DIY pada Jumat (19/4/2024) malam di monumen PSSI, Baciro. /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, JOGJA—PSSI DIY merayakan hari jadinya yang ke-94 tahun pada Jumat (19/4/2024) malam di monumen PSSI, Baciro. Di gedung bersejarah tempat induk federasi sepak bola Indonesia itu terbentuk, perayaan hari ulang tahun dikemas dengan doa dan syawalan bersama seluruh insan sepak bola DIY.
Di usia yang terbilang tidak lagi muda, PSSI DIY berharap industri sepak bola nasional terutama lokal bisa berkembang dengan optimal. Perayaan hari jadi yang diselenggarakan dengan nuansa kekeluargaan itu diharapkan jadi titik awal komitmen semua pihak untuk membawa sepak bola DIY bisa mengukir prestasi.
BACA JUGA : Asprov PSSI DIY Gulirkan Kompetisi Piala GKR Mangkubumi untuk Pembinaan Pemain Muda
Ketua Umum Asprov PSSI DIY Dessy Arfianto mengatakan, perayaan ulang tahun yang bertepatan dengan nuansa lebaran dimanfaatkan dengan agenda syawalan bersama seluruh perwakilan sepak bola setempat. Selain para sesepuh, perwakilan tim, pengawas dan perangkat pertandingan, acara itu juga dihadiri oleh kelompok suporter.
"Kebetulan PSSI berdiri di Jogja dan di gedung ini, monumen ini sudah dinobatkan sebagai monumen PSSI, sebagai penanda di sinilah PSSI lahir," katanya.
Dessy mengatakan, Jogja sebagai tempat terbentuknya PSSI yang semula bernama Persatuan Sepak Raga Seluruh Indonesia itu sebenarnya punya beban moral untuk mengangkat industri sepak bola lokal berkembang dengan optimal. Baik itu dari sisi pembinaan, pengelolaan dan juga dari sisi prestasi.
"Sebagai pegiat atau stakeholder sepak bola, Jogja sebagai tempat PSSI lahir kami harus punya komitmen untuk merawat, menjaga dan melestarikannya," ujarnya.
Prestasi yang cukup menggembirakan pun sudah diukir oleh PSSI DIY dengan lolosnya tim sepak bola dan futsal setempat untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut pada September 2024 mendatang. Selain itu dua klub Liga 3 DIY yakni Persiba Bantul dan PSHW UMY juga akan bertanding pada putaran nasional mendatang.
BACA JUGA : Kampiun di Liga 3 DIY, Persiba Bantul Lolos ke Putaran Nasional
"Secara pengembangan ada beberapa wasit muda DIY juga yang kami promosikan untuk berkiprah di tingkat nasional. Kami doakan semoga semuanya sukses dan berprestasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DKUKMPP Bantul menyiapkan operasi pasar setelah harga ayam dan cabai mulai naik. Pemkab memastikan stok pangan tetap aman meski Program MBG kembali berjalan.
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Dugaan jual beli seragam di SMPN 1 Jetis di Bantul diadukan ke ORI DIY. Dikpora Bantul menyebut sekolah tidak terlibat dalam pengadaan seragam.
Kabinet Merah Putih memaparkan 12 capaian strategis hingga Juli 2026, mulai dari ketahanan pangan, energi, BUMN, hingga pasar karbon.
KPK mengangkut dua mobil sitaan dari Pendopo Bupati Lombok Barat dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap proyek senilai Rp12,4 miliar.
PSIM Jogja merekrut Adrian Dalmau, eks pemain akademi Real Madrid yang diproyeksikan mempertajam lini depan pada musim 2026/2027.