Anggaran Jalan Kunduran-Blora Dipangkas, Perbaikan Disesuaikan
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
Pelatih Barcelona Xavi Hernandes (kiri)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Klub sepak bola raksasa asal Spanyol, Barcelona resmi memecat pelatih kepala Xavi Hernandez. Keputusan ini diambil seusai klub dipastikan puasa gelar pada musim ini.
Dilansir France24, meski sudah diumumkan resmi dipecat, tetapi Xavi masih akan mendampingi Barcelona pada pekan terakhir Liga Spanyol, pada Minggu (26/5/2024) mendatang. "Presiden Barcelona Joan Laporta telah mengatakan kepada Xavi Hernandez bahwa dia tidak akan melanjutkan jabatan pelatih untuk musim 2024-2025," tulis pernyataan resmi klub.
Barcelona menambahkan ingin berterima kasih kepada Xavi atas pekerjaannya sebagai pelatih, yang menambah kariernya yang tak tertandingi sebagai pemain dan kapten tim utama. Tak hanya itu, klub juga mendoakan yang terbaik di masa depan.
Diketahui pemecatan cukup mengejutkan karena beberapa pekan lalu Xavi dilaporkan sepakat dengan Laporta untuk tetap menangani Barcelona musim depan.
Pada Januari 2024, Xavi mengatakan dia akan pergi pada akhir musim tetapi setelah menunjukkan performa yang bagus, pada bulan April dia dan Laporta sepakat bertahan untuk musim berikutnya dengan kontraknya berakhir pada Juni 2025.
BACA JUGA: Hasil Barcelona Vs Valencia: Skor 4-1, Hatrick Lewandowski Bawa Barca Menang
Namun, situasinya dengan cepat berubah ketika media Spanyol melaporkan Laporta murka dengan komentar Xavi yang menyatakan sulit bagi Barcelona untuk bersaing dengan Real Madrid dan tim elit Eropa lainnya karena Blaugrana sedang mengalami kesulitan finansial. "Dalam beberapa hari mendatang, Barcelona akan mengungkap struktur kepelatihan baru untuk staf tim utama," tulis pernyataan resmi klub.
Santer beredar kabar, juru taktik asal Jerman Hansi Flick diyakini akan menjadi pelatih anyar untuk Blaugrana. Diketahui Flick terakhir kali melatih Timnas Jerman pada 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.