Wasit Shaun Evans memberikan kartu merah kepada bek Indonesia Jordi Amat dalam laga Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024). Indonesia kalah 0-2 dari Irak./Antara/Muhammad Adimaja
Harianjogja.com, JOGJA—Indonesia kalah 0-2 dari Irak pada laga Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Fase Kedua Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (6/6/2026). Peluang Indonesia melaju ke Piala Dunia yang akan dihelat di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada belum tertutup.
Indonesia kalah gara-gara gol penalti Aymen Hussein di menit ke-54 dan sepakan Ali Jasim yang memanfaatkan blunder kiper Ernando Ari di menit ke-88. Selanjutnya Indonesia akan menjamu Filipina, Selasa (11/6/2026) pekan depan pukul 19.30 WIB. Indonesia kini masih bercokol di peringkat kedua Grup F dengan koleksi tujuh poin.
Hasil laga Vietnam melawan Filipina pada Kamis malam akan menentukan mudah atau sukarnya Indonesia melaju ke faase ketiga Kualifikasi Zona Asia. Vietnam kini berada di peringkat ketiga dengan tiga angka dan Filipina di posisi buncit dengan satu angka.
BACA JUGA: Daftar 10 Stadion Jadi Venue UEFA Euro 2024
Jika Filipina bisa mengalahkan Vietnam, Indonesia hanya butuh hasil seri saat menghadapi Filipina di laga terakhir. Namun, jika Vietnam dan Filipina bermain seri, Indonesia butuh kemenangan atas Filipina. Begitu juga apabila Vietnam mampu mengalahkan Filipina. Indonesia mau tidak mau harus menaklukkan Filipina di partai pamungkas fase kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Kualifikasi Zona Asia terbagi dalam lima fase atau ronde. Perjalanan Indonesia dimulai dari babak pertama kualifikasi karena termasuk kategori 20 negara berperingkat FIFA terendah di Asia.
Ketika drawing babak kualifikasi digelar, Skuad Garuda berada di posisi ke-150 dunia atau urutan ke-28 negara Asia dengan peringkat FIFA terbaik. Pada putaran pertama, Indonesia mengalahkan Brunei Darussalam dua kali dengan sistem tandang dan kandang.
Setelah menang atas Brunei, Indonesia melaju ke putaran kedua. Di babak ini ada 36 tim sehingga dibagi menjadi sembilan grup. Indonesia masuk Grup F bersama Irak, Vietnam, dan Filipina. Indonesia punya peluang besar melaju ke ronde ketiga.
Di fase ketiga bakal ada 18 tim yang bakal berlaga. Ke-18 tim tersebut merupakan juara dan runner up fase kedua.
Pada babak ini, 18 tim akan dibagi menjadi tiga grup dengan sistem kompetisi penuh. Dua tim peringkat teratas klasemen akan lolos otomatis ke Piala Dunia 2026. Peringkat ketiga dan keempat akan berlaga di babak keempat kualifikasi sedangkan peringkat kelima dan keenam otomatis gugur.
BACA JUGA: Calvin Verdonk Resmi Jadi WNI, Namanya Diajukan ke FIFA untuk Bela Timnas
Pada babak keempat, enam tim yang merupakan peringkat ketiga dan keempat babak sebelumnya dibagi menjadi dua grup yang masing-masing berisi tiga tim.
Laga dimainkan di tempat netral dan masing-masing tim akan saling berhadapan dalam sekali laga. Juara grup lolos ke Piala Dunia sedangkan runner up masing-masing grup akan masuk ke babak kelima kualifikasi.
Pada babak kelima, kedua tim akan saling berhadapan dalam dua leg. Tim yang menang lolos ke Piala Dunia 2026 sedangkan yang kalah akan bermain dalam play off antarkonfederasi. Meski Indonesia gagal menang atas Irak, peluang lolos ke Piala Dunia 2026 belum tertutup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.