PSIM Jogja Pantau Pemain Muda Lokal Dalam Proses Pemusatan Latihan Jelang Liga 2

Yosef Leon
Yosef Leon Selasa, 16 Juli 2024 14:07 WIB
PSIM Jogja Pantau Pemain Muda Lokal Dalam Proses Pemusatan Latihan Jelang Liga 2

Pelatih Kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro (tengah) didampingi jajaran staf kepelatihan dalam pemusataan latihan skuad Laskar Mataram di Kaliurang, Selasa (16/7/2024)

Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah pemain muda potensial asal Jogja ikut serta dalam agenda pemusatan latihan PSIM yang digelar selama sepekan di Kaliurang. Keikutsertaan mereka nantinya diharapkan bisa jadi awal mula manajemen Laskar Mataram untuk merekrut bibit-bibit muda sepak bola di kota ini. 

Pelatih Kepala PSIM Jogja Seto Nurdiantoro mengatakan, sebagai tim yang berasal dari Jogja pihaknya berkomitmen untuk mengorbitkan para putra daerah. Selain itu, para pemain muda ini juga akan disaring dan diikutkan dalam skuad kesebelasan PSIM Jogja.

BACA JUGA: Skuad Laskar Mataram Mulai Menjalani Pemusatan Latihan di Kaliurang

“Untuk pemain muda, kami masih menunggu regulasi. Tapi anak-anak muda ini kami kasih kesempatan untuk berlatih bersama," katanya, Selasa (16/7/2024). 

Seto menjelaskan, para pemain muda yang terlibat dalam pemusatan latihan itu sebelumnya telah dipilih oleh tim internal dan eksternal PSIM. Mereka nantinya akan dilibatkan dalam proses latihan untuk kemudian dipantau bagaimana perkembangannya. 

"Kalau kami nilai mampu bersaing bisa direkrut,” ujar Seto.

Para pemain ini memang bertujuan untuk dimasukkan dalam skuad Laskar Mataram. Meski begitu, Seto masih tetap menimbang para pemain ini.

“Kami masih akan lihat perkembangannya bagaimana? Baik dari sisi visi, misi, dan teknis bermainnya seperti apa?,” ungkap Seto.

Dalam sesi latihan sore kemarin, ada lima pemain muda yang mendapatkan kesempatan untuk berlatih bersama dengan tim PSIM. Mereka berasal dari beberapa klub. Dua pemain dari FC UNY yakni M. Aulia Wirawan dan Zibran Al Khaedar. 

Kemudian dua pemain lainnya dari Mataram Utama FC yakni Genggam Titah dan Adam Nur Faiz, serta Tegar Aditya yang sebelumnya pernah memperkuat Cimahi Putra. Selain lima pemain ini, masih ada kemungkinan pemain muda lain yang bisa bergabung.

Penyaringan pemain muda lokal ini memang dilakukan dengan cara merekrut pemain yang cukup matang di klub masing-masing. Seto menyebut, pengembangan usia dini di DIY masih memiliki banyak kendala. Sedangkan PSIM Jogja harus segera mendapatkan pemain muda untuk menghadapi kompetisi Liga 2 2024/2025.

“Karena ini kompetisi, jadi harapannya muncul pemain-pemain dari DIY yang notabene sekarang regulasinya U20. Semoga ini menjadi motivasi bagi para pemain muda dan saya berharap pembinaan di DIY segera diperbaiki,” pungkasnya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online