Tragis, Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Pikap di Dlingo Bantul
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
Pelatih Kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro (tengah) didampingi jajaran staf kepelatihan dalam pemusataan latihan skuad Laskar Mataram di Kaliurang, Selasa (16/7/2024)
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah pemain muda potensial asal Jogja ikut serta dalam agenda pemusatan latihan PSIM yang digelar selama sepekan di Kaliurang. Keikutsertaan mereka nantinya diharapkan bisa jadi awal mula manajemen Laskar Mataram untuk merekrut bibit-bibit muda sepak bola di kota ini.
Pelatih Kepala PSIM Jogja Seto Nurdiantoro mengatakan, sebagai tim yang berasal dari Jogja pihaknya berkomitmen untuk mengorbitkan para putra daerah. Selain itu, para pemain muda ini juga akan disaring dan diikutkan dalam skuad kesebelasan PSIM Jogja.
BACA JUGA: Skuad Laskar Mataram Mulai Menjalani Pemusatan Latihan di Kaliurang
“Untuk pemain muda, kami masih menunggu regulasi. Tapi anak-anak muda ini kami kasih kesempatan untuk berlatih bersama," katanya, Selasa (16/7/2024).
Seto menjelaskan, para pemain muda yang terlibat dalam pemusatan latihan itu sebelumnya telah dipilih oleh tim internal dan eksternal PSIM. Mereka nantinya akan dilibatkan dalam proses latihan untuk kemudian dipantau bagaimana perkembangannya.
"Kalau kami nilai mampu bersaing bisa direkrut,” ujar Seto.
Para pemain ini memang bertujuan untuk dimasukkan dalam skuad Laskar Mataram. Meski begitu, Seto masih tetap menimbang para pemain ini.
“Kami masih akan lihat perkembangannya bagaimana? Baik dari sisi visi, misi, dan teknis bermainnya seperti apa?,” ungkap Seto.
Dalam sesi latihan sore kemarin, ada lima pemain muda yang mendapatkan kesempatan untuk berlatih bersama dengan tim PSIM. Mereka berasal dari beberapa klub. Dua pemain dari FC UNY yakni M. Aulia Wirawan dan Zibran Al Khaedar.
Kemudian dua pemain lainnya dari Mataram Utama FC yakni Genggam Titah dan Adam Nur Faiz, serta Tegar Aditya yang sebelumnya pernah memperkuat Cimahi Putra. Selain lima pemain ini, masih ada kemungkinan pemain muda lain yang bisa bergabung.
Penyaringan pemain muda lokal ini memang dilakukan dengan cara merekrut pemain yang cukup matang di klub masing-masing. Seto menyebut, pengembangan usia dini di DIY masih memiliki banyak kendala. Sedangkan PSIM Jogja harus segera mendapatkan pemain muda untuk menghadapi kompetisi Liga 2 2024/2025.
“Karena ini kompetisi, jadi harapannya muncul pemain-pemain dari DIY yang notabene sekarang regulasinya U20. Semoga ini menjadi motivasi bagi para pemain muda dan saya berharap pembinaan di DIY segera diperbaiki,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.
Erina Gudono resmi lulus S2 University of Pennsylvania sambil menjalani peran sebagai ibu bagi Bebingah bersama Kaesang Pangarep.
Jungkook BTS buka lowongan videografer dan editor untuk BTS WORLD TOUR ARIRANG. Simak kriteria dan peluang langka bergabung dengan tur dunia BTS di sini.
FIFA memperkenalkan lagu Dai Dai dari Shakira dan Burna Boy untuk Piala Dunia 2026. Berikut sejarah anthem resmi Piala Dunia.
Bojan Hodak dikabarkan meninggalkan Persib Bandung setelah membawa Maung Bandung meraih tiga gelar Liga Indonesia beruntun.