Sultan HB X Minta Toko di Jogja Sediakan APAR untuk Cegah Kebakaran
Sultan HB X mendorong toko dan pusat perbelanjaan di Jogja menyediakan APAR sebagai langkah awal menangani kebakaran.
Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) dan Siti Fadia Silva Ramadhanti (kiri) mengembalikan kok ke arah lawannya ganda putri Malaysia Pearly Tan dan Thinnah Muralitharan dalam babak 16 besar Indonesia Open 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024). – Antara/Aprillio Akbar
Harianjogja.com, JAKARTA—Pada laga pertama fase grup Olimpiade Paris 2024, Sabtu (27/72/2024) ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus mengakui keunggulan pasangan Jepang Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara.
Pada pertandingan di Porte De La Chapelle Arena atau Adidas Arena itu, Apri/Fadia kalah melalui dua gim langsung 22-24, 15-21 dalam tempo 56 menit.
Mengenai jalannya pertandingan, gim pertama bisa dibilang berlangsung cukup alot dari awal hingga akhir. Kedua pasangan saling berebut angka dengan margin tipis.
Matsumoto/Nagahara sempat memegang momentum saat mencapai skor 10-7 dan merebut interval gim pertama, sebelum pada akhirnya Apri/Fadia mengejar ketertinggalan mereka sedikit demi sedikit.
Serangan variatif pun membawa Apri/Fadia untuk menyamakan kedudukan pada momen krusial 19-19.
Pasangan peringkat sembilan dunia itu berhasil menghambat kemenangan pasangan Jepang dengan memaksakan deuce sebanyak tiga kali, sampai akhirnya Matsumoto/Nagahara merebut gim pertama dengan skor 24-22.
Perjuangan Apri/Fadia berlanjut ke gim kedua. Pada awal gim kedua ini, Apri/Fadia mampu menemukan ritme permainan yang cukup menyulitkan lawan.
Namun, wakil Jepang dengan cepat dapat mengantisipasi serangan-serangan pasangan Indonesia dan meraih interval gim kedua 11-8.
BACA JUGA: Gim Online Kini Jadi Sarang Situs Judi Online, Anak-Anak Jadi Sasaran
Selepas turun minum, Matsumoto/Nagahara semakin percaya diri dan terus memperlebar jarak keunggulan mereka. Paruh kedua gim kedua pun berlangsung cukup cepat dengan pasangan Jepang menang dengan skor 21-15.
Pencapaian ini pun sekaligus menjadi kemenangan pertama Matsumoto/Nagahara atas Apri/Fadia, 1-2.
Selain Apri/Fadia, ada juga ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang bertanding hari ini. Fajar/Rian bakal berjumpa dengan wakil Jerman Mark Lamsfuss/Marvin Seidel di Grup C.
Dari sektor ganda campuran ada Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari yang akan berhadapan dengan pasangan Korea Selatan Kim Won Ho/Jeong Na Eun di Grup A.
Sementara dari sektor tunggal putra, unggulan ketiga Jonatan Christie bakal bertemu dengan pemain Belgia Julien Carraggi di Grup L.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X mendorong toko dan pusat perbelanjaan di Jogja menyediakan APAR sebagai langkah awal menangani kebakaran.
Buruh Jogja meminta outsourcing dihapus dan pekerja kontrak dibatasi maksimal satu tahun dalam pembahasan RUU Ketenagakerjaan.
Bahlil Lahadalia siap dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Energi sekaligus tetap menjabat Menteri ESDM.
KDMP Sumbersari Sleman telah berjalan enam bulan, tetapi pengelolaan belum penuh karena menunggu verifikasi, serah terima gedung, dan regulasi.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.