Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Duka untuk Lionel Messi
Cristiano Ronaldo menyampaikan dukungan kepada Lionel Messi setelah ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun.
Olimpiade Paris./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepala pelatih tim nasional selancar ombak Indonesia Arya Subyakto mengatakan faktor keberuntungan membuat Rio Waida kurang maksimal saat tampil pada babak pertama Olimpiade Paris 2024.
Rio harus melakoni babak kedua yang merupakan babak eliminasi untuk melanjutkan perjuangan di Olimpiade setelah menempati urutan ketiga pada babak pertama yang berlangsung di pantai Teahupo'o, Tahiti, Kepulauan Polinesia Prancis, Sabtu (27/7) waktu setempat atau Minggu (28/7) WIB.
BACA JUGA : Palestina Tuding Komite Olimpiade Internasional Terapkan Standar Ganda Terhadap Israel
Tampil pada Heat 8, Rio bersaing bersama wakil Jepang Reo Inaba yang menempati urutan pertama dengan total nilai 12,76 poin, dan wakil Italia Leonardo Fioravanti yang berada di urutan kedua dengan total nilai 8,87 poin. Rio mencatatkan dua ombak terbaiknya dengan total 5,74 poin, masing-masing 5,17 poin dan 0,57 poin.
"Kalau dilihat berdasarkan ranking Reo Inaba peringkatnya di bawah dari Rio dan Leo. Tapi, semuanya punya skill yang sama, jadi faktor keberuntungan benar-benar berbicara, inilah uniknya olahraga surfing, bukan olahraga terukur yang kemenangannya sudah bisa dipastikan," kata Arya dilansir Antara Minggu (28/7/2024).
Arya menjelaskan situasi ombak saat Heat 8 berlangsung sangat berbeda dari Heat sebelum dan sesudahnya. Saat Rio dan dua pesaingnya melakoni Heat 8 ombak bisa dikatakan "sepi," bahkan hanya sedikit ombak besar.
Ketika Reo Inaba mencatatkan nilai tertinggi 7,33 poin, menurut Arya ombak yang didapatkan adalah sebuah keberuntungan, yang kemudian diakui sendiri oleh peselancar dari Negeri Matahari Terbit itu. Sebab, ombak yang didapatkan Reo Inaba tersebut adalah satu-satunya ombak west bowl -- ombak besar yang melengkung khas Tahiti yang muncul dari bawah -- dalam Heat tersebut.
Arya juga mengatakan bahwa Rio tidak salah membaca ombak tetapi memang dalam kondisi prioritas untuk "mengendarai" ombak kedua. Saat ini, Arya mengatakan, Rio mengalihkan perhatiannya untuk fokus ke babak kedua atau babak penyisihan di mana ia akan berkompetisi di Heat 3 bersama dengan peselancar Afrika Selatan Jordy Smith.
"Seorang surfer sudah biasa kalau tidak dapat ombak. Rio akan langsung fokus ke babak kedua, babak eliminasi, besok. Semoga semesta alam berpihak pada Rio," ujar Arya.
Olimpiade Paris 2024 merupakan kali kedua bagi Rio mewakili Indonesia di ajang multicabang dunia tersebut setelah tembus 16 besar pada Olimpiade Tokyo 2020 yang dilaksanakan pada 2021 karena tertunda akibat pandemi COVID-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Cristiano Ronaldo menyampaikan dukungan kepada Lionel Messi setelah ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun.
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026