Sinopsis Film Gak Ada Matinya, Ketika Kematian Ayah Justru Dianggap Jalan Keluar
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Pemain Irlandia/AFP
Harianjogja.com, JOGJA—Republik Irlandia mengamankan kemenangan pertamanya di Grup B3 UEFA Nations League setelah mengalahkan Israel dengan skor 3-0 di Stadion Nagyerdei, Debrecen, Hungaria. Tiga gol kemenangan tim asuhan Heimir Hallgrímsson tersebut seluruhnya tercipta sebelum turun minum.
Hasil ini menjadi respons Republik Irlandia setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Kosovo tiga hari sebelum pertandingan melawan Israel. Berbeda dari laga tersebut, Irlandia tampil lebih dominan dan percaya diri sejak awal pertandingan hingga mampu menciptakan keunggulan tiga gol pada babak pertama.
Republik Irlandia langsung mengambil inisiatif serangan setelah pertandingan dimulai. Tekanan yang diberikan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-14 ketika Troy Parrott membuka keunggulan.
Parrott memanfaatkan umpan matang James Abankwah dari sisi sayap sebelum menyelesaikan peluang tersebut menjadi gol. Gol itu tercatat sebagai gol internasional ke-12 Parrott.
Keunggulan Irlandia kemudian bertambah hanya dua menit berselang. Pada menit ke-16, Adam Idah menerima umpan terobosan dari Jack Moylan sebelum melepaskan tembakan terarah.
Bola meluncur ke sudut gawang dan tidak mampu dihentikan kiper Israel, Daniel Peretz. Irlandia pun sudah unggul 2-0 ketika pertandingan baru berjalan 16 menit.
Israel berusaha memberikan respons setelah tertinggal dua gol. Anan Khalaili sempat menghadirkan ancaman ke pertahanan Irlandia, tetapi Caoimhín Kelleher mampu membaca peluang tersebut dan mengamankan gawangnya.
Alih-alih memperkecil ketertinggalan, Israel kembali harus menerima tekanan dari Republik Irlandia. Pada menit ke-25, Jack Moylan melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan tajam.
Sepakannya berhasil membobol gawang Israel sekaligus mengubah skor menjadi 3-0. Gol tersebut memiliki arti tersendiri bagi Moylan karena menjadi gol kompetitif pertamanya di level internasional.
Tiga gol dalam waktu 25 menit membuat Republik Irlandia menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman. Sementara itu, Israel harus mencari cara untuk mengubah keadaan setelah jeda pertandingan.
Memasuki babak kedua, Israel mencoba meningkatkan tekanan untuk mengejar defisit tiga gol. Upaya tersebut menghasilkan sejumlah peluang, tetapi lini belakang dan kiper Republik Irlandia mampu mempertahankan keunggulan.
Caoimhín Kelleher menjadi salah satu pemain penting dalam menjaga skor tetap 3-0. Penjaga gawang Irlandia tersebut menggagalkan dua peluang emas secara beruntun yang diperoleh Dor Peretz dan Eliel Peretz pada awal babak kedua.
Israel kembali berupaya membongkar pertahanan Irlandia, tetapi Kelleher tampil kokoh di bawah mistar. Dua penyelamatan tersebut membuat tuan rumah pertandingan tetap kesulitan mencetak gol balasan.
Republik Irlandia sendiri masih memiliki kesempatan untuk menambah keunggulan. Adam Idah memperoleh peluang untuk mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut.
Namun, sepakan keras Idah berhasil ditepis Daniel Peretz hingga bola melenceng di sisi tiang gawang Israel. Skor 3-0 pun tetap bertahan.
Pertandingan Republik Irlandia melawan Israel juga diwarnai situasi yang berbeda sebelum sepak mula. Sesuai perkiraan, tidak ada prosesi jabat tangan antarpemain dari kedua tim sebelum pertandingan dimulai.
Ketika lagu kebangsaan Israel dikumandangkan, para pemain Republik Irlandia terlihat menundukkan kepala. Momen tersebut menjadi bagian dari situasi yang menyertai pertandingan di luar aksi kedua tim di lapangan.
Setelah babak kedua berlangsung tanpa tambahan gol, pertandingan akhirnya ditutup dengan skor 3-0 untuk Republik Irlandia. Tiga gol yang tercipta pada babak pertama menjadi penentu kemenangan tim asuhan Heimir Hallgrímsson.
Kemenangan atas Israel menjadi modal bagi Republik Irlandia untuk melanjutkan perjuangannya di UEFA Nations League. Laga berikutnya akan mempertemukan Irlandia dengan Austria di Dublin pada Kamis mendatang.
Sementara itu, Israel belum dapat memperbaiki hasil pada pertandingan ini dan akan kembali bermain di Debrecen. Lawan berikutnya yang akan dihadapi Israel adalah Kosovo.
Hasil 3-0 atas Israel membuat Republik Irlandia mendapatkan kemenangan pertamanya dalam kampanye Grup B3 UEFA Nations League setelah sebelumnya kalah dari Kosovo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8 dilimpahkan ke Mabes Polri. Sebanyak 69 orang masih dalam pencarian hingga 28 September 2026.
Taj Yasin mencari terobosan pembiayaan hijau bagi IKM Jateng karena biaya awal teknologi ramah lingkungan masih mahal.
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.