Tragis, Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Pikap di Dlingo Bantul
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
Sejumlah pemain PSIM Jogja menjalani latihan rutin di Stadion Mandala Krida pada Selasa (30/7/2024) (email)
Harianjogja.com, JOGJA—Pemain asing PSIM yang didatangkan pada musim ini merasa optimistis dengan kedalaman skuad Laskar Mataram jelang dimulainya Liga 2 musim depan. Mereka menilai dengan skuad yang ada sekarang timnya akan mampu bersaing dengan kontestan lain.
Kurang lebih sudah dua pekan sejak para pemain asing PSIM Jogja bergabung berlatih bersama tim. Latihan intensif selama dua pekan tersebut juga memunculkan kesan bagi para pemain asing Laskar Mataram.
BACA JUGA: Persiapan Liga 2 Musim 2024/2025: Pelatih Seto Ungkap Skuad PSIM Masih Perlu Adaptasi
Musim ini Laskar Mataram diperkuat oleh tiga penggawa asing. Mereka adalah Rafael de Sa Rodrigues di posisi penyerang, Joao Pedro Santos gelandang serang dan Yusaku Yamadera di lini pertahanan.
Rafael atau yang biasa disapa Rafinha merasa skuad PSIM Jogja musim ini cukup kuat. Rekan setimnya memiliki mental yang kuat dalam berlatih di mata pemain asal Brasil tersebut.
“Kesan pertama saya baik. Saya sudah lihat, ini adalah tim yang kuat. Mentalnya juga kuat untuk fokus latihan,” ungkap Rafinha, Selasa (30/7/2024).
Pemain asing dari negeri Samba lainnya Joao Pedro merasa kagum dengan rekan setimnya sekarang. Pemain yang akrab disapa Pedro ini menyebut rekan setimnya rata-rata masih berusia muda.
"Saya kagum karena saya lihat banyak dari mereka masih muda, tapi mereka tetap berkualitas dan mendapatkan kepercayaan. Hal ini adalah yang terpenting, mereka tidak takut untuk bermain. Meskipun saya di sini baru 2 minggu, tapi saya kagum dengan apa yang saya lihat di sini. Saya berharap apa yang mereka lakukan saat latihan bisa mereka lakukan juga di liga besok,” ujar Pedrinho.
Sementara pemain asing PSIM Jogja asal Jepang, Yusaku merasa senang bisa bergabung dengan Laskar Mataram. Pemain belakang tersebut merasa yakin jika dengan timnya saat ini bisa lolos ke Liga 1.
“Sangat senang bisa di sini, bersama PSIM Jogja. Mereka punya potensi dan kualitas. Saya merasa kita mungkin bisa tembus Liga 1,” kata Yusaku.
Pelatih Kepala PSIM Jogja, Seto Nurdiantoro memuji kemampuan adaptasi para penggawa asingnya. Mereka bisa berbaur dengan baik meskipun baru bergabung.
“Mereka sudah bisa berbaur, bagus. Bahkan bercandanya juga sudah masuk,” pungkas Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
Skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dinilai bisa menjadi jalan bagi SMK untuk keluar dari ketergantungan anggaran dan mulai membiayai pengembangannya sendiri
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.