Prediksi Skor, Susunan Pemain Indonesia Vs Makau, Garuda Muda Diunggulkan
Timnas U-23 Indonesia akan menghadapi Makau dalam laga kedua Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (6/9/2025) malam.
Olimpiade Paris./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Penyelenggara Olimpiade Paris 2024 meminta maaf kepada publik atas kegaduhan yang muncul akibat opening ceremony yang dinilai menyinggung suatu agama.
Opening ceremony Olimpiade Paris 2024 ramai dihujat karena penampilan yang dinilai menyinggung suatu kelompok, Jumat (26/7/2024). Dalam upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024 ada pertunjukan yang melibatkan penari drag queen dengan penggambaran suasana Perjamuan Terakhir.
Perjamuan Terakhir adalah makan malam terakhir yang dilakukan Yesus bersama rasul-rasulnya. Adegan tersebut dikritik lantaran dinilai merendahkan kepercayaan umat Kristen dan Katolik. Gelombang protes pun bermunculan di media sosial.
Juru bicara Olimpiade Paris 2024, Anne Deschamps menyampaikan permintaan maaf karena kegaduhan tersebut.
Dia menambahkan, panitia tak berniat menyinggung suatu kelompok atau agama tertentu. "Jelas tidak pernah ada niat untuk tidak menghormati kelompok agama mana pun. Jika ada orang yang merasa tersinggung, tentu saja kami sangat menyesal," ucap Anne, dilansir dari Channel News Asia.
BACA JUGA: Grand Syekh Al Azhar Kutuk Pelecehan Simbol Agama di Pembukaan Olimpiade Paris
Permintaan maaf itu diumumkan setelah adanya protes dari para uskup Prancis yang kecewa dengan pertunjukan pembukaan Olimpiade Paris 2024.
Sutradara teater, Thomas Jolly yang memprakarsai pertunjukan tersebut menyebut bahwa adegan yang dinilai sebagai Perjamuan Terakhir itu ditujukan untuk mempromosikan toleransi terhadap identitas seksual dan gender yang berbeda. "Tidak akan pernah ada keinginan untuk mengejek atau merendahkan siapa pun dalam karya saya. Saya ingin upacara yang menyatukan orang, yang mendamaikan, tetapi juga upacara yang menegaskan nilai-nilai tentang kebebasan, kesetaraan, dan persaudaraan," tutur Thomas Jolly.
Jolly juga membantah pemeran dalam adegan tersebut merepresentasikan imej setan. Menurutnya, para karakter terinspirasi dari Dewa Pagan, bukan imej setan seperti yang ramai diperbincangkan. "Perjamuan itu idenya adalah pesta besar pagan yang terkait dengan dewa-dewa Olympus," ucap Jolly.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Timnas U-23 Indonesia akan menghadapi Makau dalam laga kedua Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (6/9/2025) malam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang