Permendag 19 Tahun 2026 Wajibkan Marketplace Utamakan Produk Lokal
Permendag 19/2026 mewajibkan marketplace memprioritaskan produk lokal tanpa mengatur algoritma platform digital.
Ketum PP PBSI, Agung Firman Sampurna./Istimewa
Harianjogja.com, PARIS—Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Agung Firman Sampurna meminta maaf atas hasil buruk tim badminton Indonesia di Olimpiade Paris 2024.
Indonesia menyisakan tunggal putri Gregoria Mariska di semifinal Olimpiade sementara lima wakil lainnya sudah tumbang.
Karena hasil ini, PBSI mendapat kecaman publik sehingga muncul tagar #PBSIBisaApa di media sosial.
“Saya menyadari hasil yang diraih Tim Bulutangkis Indonesia di Olimpiade Paris 2024 tidak sesuai harapan masyarakat,” ujar Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna kepada wartawan melalui pesan teks, Sabtu (3/8/2024).
Agung menekankan, persiapan jelang Olimpiade Paris 2024 sudah dilakukan dengan maksimal mulai dari segi teknis hingga nonteknis.
Namun hasil di lapangan berkata lain. Dia pun mengapresiasi kerja keras Tim Ad Hoc PBSI dan seluruh tim pendukung yang sudah secara maksimal menyiapkan para atlet untuk bertarung di Olimpiade Paris 2024.
Tak hanya itu, Agung juga berterima kasih kepada penikmat bulu tangkis atau Badminton Lovers dan masyarakat Indonesia yang telah memberikan dukungan dan doa terhadap Tim Indonesia.
“Saya mohon maaf jika hasilnya di luar ekspektasi. Saat ini Gregoria Mariska Tunjung masih berjuang membawa panji Merah Putih. Tetap berikan dukungan dan doa supaya dapat meraih hasil terbaik untuk Indonesia,” ujar Agung.
Gregoria Mariska Tunjung menjaga asa wakil Indonesia di ajang Olimpiade Paris 2024 seusai merebut tiket ke babak semifinal setelah mengalahkan wakil Thailand, Ratchanok Intanon.
BACA JUGA: Gregoria Raih Perunggu Bulu Tangkis Olimpiade Paris, Cedera Marin Selamatkan Muka Indonesia
Berlaga di di Court 1 La Chapelle Arena, Prancis, Gregoria menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang melaju ke semifinal cabang olahraga (cabor) bulu tangkis Olimpiade Paris 2024 seusai menundukkan Intanon dalam 2 gim langsung atau straight game dengan skor 25-23 dan 21-9.
Lolosnya Gregoria turut menyelamatkan wajah PBSI yang tengah digempur dengan ragam hujatan dan luapan kekecewaan dari warganet.
PBSI menjadi trending topic di media sosial X lantaran prestasi bulu tangkis Indonesia di Olimpiade Paris 2024 kurang memuaskan lantaran hanya menyisakan tunggal putri di semifinal.
Kritik kepada PBSI terlihat dalam status yang menyertakan tagar #PBSIBisaApa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Permendag 19/2026 mewajibkan marketplace memprioritaskan produk lokal tanpa mengatur algoritma platform digital.
Kredivo menghentikan sementara penagihan dan menonaktifkan debt collector usai dugaan pelanggaran penagihan di Purworejo.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
Destry Damayanti ditunjuk sebagai Gubernur sementara BI. LHKPN mencatat total harta kekayaannya mencapai lebih dari Rp100,236 miliar.
Bareskrim Polri menangkap AKP Pardiman dan lima anggota Polres Tangsel terkait dugaan narkoba. Polri menegaskan tidak ada impunitas.