Komdigi Sebut 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Pemain AC Milan antara lain Theo Hernandez, Yacine Adli dan Olivier Giroud./Antara
Harianjogja.com, MILAN—AC Milan kalah 1-2 di kandang tim promosi Parma, pada pertandingan Liga Italia di Stadio Ennio Tardini, Parma, Minggu (25/8/2024) dini hari WIB.
Hasil tersebut membawa Parma naik ke posisi ketiga di klasemen sementara dengan empat poin. Adapun Rosonerri kini terpuruk di posisi ke-16 dengan koleksi satu poin.
BACA JUGA: Torino vs AC Milan, Minggu 19 Mei 2024, Preview, Susunan Pemain dan Prediksi Skor
Pertandingan baru berlangsung dua menit saat Parma mengejutkan Milan dengan mendapatkan gol pembukaan. Bola dikirimkan dari sisi kiri oleh Emanuele Valeri untuk dengan mudah diteruskan Dennis Man yang relatif tidak terkawal, untuk berakhir masuk ke gawang Milan. 1-0 untuk Parma.
Bek Milan Strahinja Pavlovic memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan saat sundulannya ditepis kiper Zion Suzuki ke atas mistar gawang. Tijjani Reijnders kemudian mengirimkan bola ke mulut gawang Parma tanpa dapat disambar satu pun rekan setimnya. Keunggulan 1-0 untuk Parma bertahan sampai turun minum.
Milan berjuang lebih keras pada babak kedua. Reijnders melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang membentur mistar gawang Parma, sedangkan sepakan voli Noah Okafor melambung tinggi.
Setelah beberapa peluang yang tersia-siakan dari kubu Parma, Milan berhasil menyamakan kedudukan dari pergerakan Rafael Leao di sisi kiri, bekerja sama satu-dua dengan Theo Hernandez, dan menyodorkannya untuk dengan mudah diselesaikan Christian Pulisic pada menit ke-66.
Namun pasukan Paulo Fonseca gagal membawa pulang poin dari lawatannya kali ini. Sebab pada menit ke-77, Parma merestorasi keunggulan satu gol mereka melalui skema serangan balik. Pontus Almqvist berlari dari area pertahanannya sendiri, sebelum mengirim umpan yang disambar oleh Matteo Cancellieri menjadi gol penentu kemenangan.
Pada pertandingan Liga Italia lain yang dimainkan pada waktu bersamaan, kegagalan Milan untuk membawa pulang poin tidak terjadi kepada Udinese. Menjamu Lazio, Udinese justru menghantam tamunya dengan kemenangan 2-1.
Sebagaimana yang terjadi pada laga Parma melawan Milan, gol dalam waktu relatif cepat juga terjadi, ketika Lorenzo Lucca meneruskan umpan Florian Thauvin menjadi gol pembukaan pada menit kelima.
Gawang Lazio yang dikawal kiper Ivan Provedel kembali kemasukan pada menit ke-49. Kesalahan operan Matteo Guendozi membuat Thauvin dapat berlari cepat, dan menaklukkan kiper Provedel.
Lazio sempat mencetak gol pelipur lara pada menit ke-95. Kiper Udinese Maduka Okoye dapat menepis sepakan Mattia Zaccagni, tetapi bola yang mengarah kepada Gustav Isaksen dapat dimaksimalkan menjadi gol balasan. Skor 2-1 untuk kemenangan Udinese bertahan sampai peluit panjang berbunyi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.
Primbon Jawa menyebut lima weton perlu lebih waspada saat Jumat Pahing. Simak penjelasan dan pantangan menurut tradisi Jawa.