Witan Ungkap Suasana Ruang Ganti Persija Usai Kalahkan Persib
Witan Sulaeman mengungkap suasana ruang ganti Persija setelah menang 2-1 atas Persib dan optimistis memburu gelar juara Super League 2026/2027.
Francesco Bagnaia/ Ducati
Harianjogja.com, JOGJA—Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia mengaku tidak bisa mempertahankan dominasinya seperti pada sesi kualifikasi ketika ia bertarung untuk memperebutkan posisi terdepan di balapan Sprint Grand Prix San Marino, Sabtu (7/9/2024).
Bagnaia yang memulai balapan dari posisi pole harus puas berada tepat di belakang pemuncak klasemen sementara musim ini, Jorge Martin (Prima Pramac Racing) yang merebut podium tertinggi.
“Sayang sekali, karena situasi ini sudah terjadi sejak awal karena saya tidak bisa melakukan start terbaik,” kata Bagnaia, dikutip dari laman resmi Ducati, Minggu.
Setelah meraih posisi pole dan mencetak rekor lap baru Sirkuit Misano dengan catatan waktu 1 menit 30,304 detik selama Q2, Bagnaia mengakui ia tidak berhasil mempertahankan keunggulan di awal.
Di lap terakhir, Bagnaia tidak dapat menumbangkan kecepatan lawannya karena cengkeraman di bagian depan menurun saat ia kehilangan posisi, meskipun pada akhirnya masih mempertahankan posisi kedua hingga finis. “Saya mencoba untuk tetap dalam pertarungan untuk menang, tetapi sejak lap keempat saya mulai berjuang dengan kurangnya cengkeraman di bagian depan, dan menjelang akhir itu semakin buruk,” ungkap Bagnaia.
Di sisi lain, rekan satu timnya, Enea Bastianini, mengawali balapan dengan sangat baik dari baris ketiga grid saat ia memasuki tikungan pertama di posisi kelima. Setelah berjuang menyalip Brad Binder (Red Bull KTM) di lap-lap awal, Bastianini berhasil memanfaatkan kecepatan balapannya yang kuat dan bersaing dengan para pembalap terdepan.
Pada lap terakhir, pembalap Italia itu pun mencoba manuver menyalip Franco Morbidelli (Prima Pramac) di tikungan delapan tetapi melebar, kehilangan kesempatan untuk finis di podium.
“Saya sangat kompetitif di putaran terakhir balapan dan saya berhasil memperkecil jarak dengan para pembalap terdepan, tetapi sayangnya, saya tidak punya waktu untuk mempelajari dan merencanakan pergerakan terhadap Franco (Morbidelli) dan karena itu saya tidak dapat menemukan titik lemahnya,” ujar Bastianini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antaa
Witan Sulaeman mengungkap suasana ruang ganti Persija setelah menang 2-1 atas Persib dan optimistis memburu gelar juara Super League 2026/2027.
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
KPPS Pilur Gunungkidul telah terbentuk untuk 230 TPS di 31 kalurahan. Simak tugas KPPS dan jumlah pemilih pada Pilur 26 September 2026.
Jadwal KA Bandara YIA 14 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Basarnas mengungkap dugaan penyebab Kapal Virgo Transport 8 terbalik setelah dihantam gelombang di lambung kanan saat melintas di Laut Jawa.
Jadwal KSPN Jogja 14 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.