Film Dokumenter Elon Musk Tayang di Venesia, Ini Sorotan Teasernya
Dokumenter Musk karya Alex Gibney merilis teaser yang menyoroti kekuasaan, pengaruh, dan kontroversi Elon Musk. Film tayang perdana di Venesia.
Franco Morbidell/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Franco Morbidelli dipastikan meninggalkan VR46 Racing Team setelah musim MotoGP 2026 berakhir. Perpisahan tersebut menutup perjalanan dua musim Morbidelli bersama tim yang memiliki hubungan panjang dengan Valentino Rossi dan VR46 Riders Academy.
VR46 mengumumkan keputusan tersebut melalui media sosial tim pada Selasa (8/9/2026). Dalam unggahannya, tim asal Tavullia, Italia, menyampaikan pesan khusus untuk Morbidelli yang merupakan salah satu sosok penting dalam sejarah akademi balap Valentino Rossi.
“Di akhir musim ini, perjalanan kami bersama Franco Morbidelli akan berakhir,” tulis VR46 dalam pernyataannya.
Tim kemudian mengenang berbagai momen yang telah dilewati bersama pembalap berdarah Italia-Brasil tersebut.
“Ada banyak podium, duel, dan momen untuk dirayakan bersama. Tapi, kami akan membawanya bersama kami di luar trek. Senang kami bisa berbagi perjalanan ini bersamamu, Franky,” lanjut VR46.
Pesan tersebut menegaskan bahwa perpisahan Morbidelli bukan sekadar perubahan susunan pembalap untuk musim berikutnya. Ia memiliki hubungan panjang dengan proyek balap yang dibangun Valentino Rossi.
Bagian Penting dari VR46 Riders Academy
Morbidelli merupakan anggota pertama VR46 Riders Academy. Dari akademi tersebut, ia kemudian menjadi pembalap pertama yang meraih gelar juara dunia.
Prestasi itu diraih Morbidelli ketika memenangkan Kejuaraan Dunia Moto2 2017 bersama EG 0,0 Marc VDS. Kesuksesan tersebut membawanya naik ke kelas MotoGP pada musim berikutnya.
Morbidelli mengawali kiprahnya di MotoGP bersama Marc VDS Honda. Setelah itu, ia melanjutkan karier bersama Petronas Yamaha SRT sebelum memperkuat Monster Energy Yamaha dan Pramac Ducati.
Perjalanan tersebut akhirnya membawanya ke VR46 Racing Team pada 2025.
Kepindahan ke VR46 menjadi babak penting bagi Morbidelli setelah periode yang cukup sulit dalam karier MotoGP. Cedera dan performa yang tidak konsisten membuat posisinya di kelas utama sempat terancam.
Namun, bersama VR46 ia kembali menunjukkan kemampuan bersaing di papan depan.
Pada musim pertamanya bersama tim, Morbidelli mampu meraih tiga podium pada awal musim 2025. Hasil tersebut menjadi salah satu titik positif dalam upayanya mengembalikan performa setelah mengalami periode sulit.
Masa Keemasan Morbidelli Terjadi pada 2020
Karier Morbidelli di MotoGP sebenarnya pernah mencapai level tertinggi.
Musim 2020 menjadi periode terbaiknya di kelas utama. Saat memperkuat Petronas Yamaha SRT, ia meraih tiga kemenangan dan lima podium.
Konsistensi tersebut membuat Morbidelli mengakhiri musim sebagai runner-up klasemen pembalap.
Ia hanya berada di belakang Joan Mir dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2020.
Pencapaian itu menjadikan Morbidelli sebagai salah satu pembalap Yamaha paling kompetitif pada era tersebut. Namun, setelah musim gemilang itu, performanya mengalami penurunan.
Cedera lutut serius yang dialaminya pada 2021 turut mengganggu perkembangan kariernya. Setelah kembali, Morbidelli kesulitan mempertahankan konsistensi yang sebelumnya membuatnya menjadi kandidat juara dunia.
Periode bersama Yamaha kemudian berakhir sebelum ia bergabung dengan Pramac Ducati dan selanjutnya VR46.
VR46 Siapkan Era Baru
Kepergian Morbidelli juga menjadi bagian dari perubahan komposisi VR46 untuk musim MotoGP 2027.
Nicolò Bulega diproyeksikan mengisi posisi yang ditinggalkan Morbidelli. Bulega saat ini merupakan pembalap Aruba.it Racing-Ducati di WorldSBK dan tampil sangat dominan sepanjang musim 2026.
Sementara itu, Fermín Aldeguer sudah dipastikan menjadi bagian dari VR46 mulai musim 2027. Dengan demikian, susunan pembalap VR46 akan memasuki fase baru setelah kepergian Morbidelli.
Perubahan tersebut juga membuka kemungkinan terjadinya pertukaran pembalap antara MotoGP dan WorldSBK.
Morbidelli diyakini menjadi kandidat kuat untuk bergabung dengan Aruba.it Racing-Ducati di WorldSBK pada 2027. Jika terealisasi, ia akan menggantikan posisi Bulega yang diproyeksikan naik ke MotoGP.
Namun, untuk saat ini kepindahan tersebut masih perlu menunggu pengumuman resmi dari pihak terkait.
Bukan Akhir Karier Balap Morbidelli
Berpisah dengan VR46 tidak berarti Morbidelli akan mengakhiri kariernya sebagai pembalap.
Justru, opsi WorldSBK dapat menjadi kesempatan baru bagi pembalap berusia 31 tahun tersebut untuk membangun kembali kariernya di level kejuaraan dunia.
Morbidelli memiliki pengalaman panjang di ajang Grand Prix. Selain gelar Moto2 2017 dan status runner-up MotoGP 2020, ia juga merupakan bagian penting dari generasi awal VR46 Riders Academy.
Jika benar pindah ke WorldSBK, tantangannya akan berbeda. Ia harus beradaptasi dengan karakter motor superbike, format balapan yang berbeda, serta persaingan dengan pembalap-pembalap yang telah lama berkiprah di kejuaraan tersebut.
Aruba.it Racing-Ducati sendiri memiliki motor yang kompetitif. Pada 2026, Ducati telah mengunci gelar konstruktor WorldSBK, sementara Aruba.it Racing-Ducati juga mengamankan gelar tim. Bulega menjadi salah satu kunci dominasi tersebut.
Karena itu, kemungkinan bergabungnya Morbidelli dengan tim tersebut dapat menjadi babak baru yang menarik dalam kariernya.
Untuk VR46, musim 2026 menjadi penutup perjalanan bersama salah satu anggota paling awal dari proyek Valentino Rossi.
Sedangkan bagi Morbidelli, akhir musim MotoGP 2026 berpotensi menjadi awal dari tantangan baru di kejuaraan dunia lain.
Perpisahan ini sekaligus menunjukkan bagaimana proyek VR46 terus berkembang. Setelah melahirkan pembalap-pembalap seperti Morbidelli dan mengantarkannya menjadi juara dunia serta runner-up MotoGP, akademi Rossi kini memasuki generasi baru dengan komposisi yang berbeda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dokumenter Musk karya Alex Gibney merilis teaser yang menyoroti kekuasaan, pengaruh, dan kontroversi Elon Musk. Film tayang perdana di Venesia.
DPRD Sleman menilai pemetaan sekitar 114.000 UMKM belum optimal. Pemerintah diminta menyesuaikan pemberdayaan dengan persoalan tiap pelaku usaha.
Anggota DPRD Gunungkidul Mega Nusantara Wati kaget masuk desil 5 DTSEN. Begini penjelasan soal desil dan cara mengajukan pembaruan data.
Trailer terbaru Memburu Pemangsa ungkap investigasi empat jurnalis yang berubah menjadi teror demonologi. Dibintangi Laura Basuki dan Prilly Latuconsina.
Kenali 7 tanda laptop mulai ketinggalan teknologi, dari performa lambat, baterai boros hingga tak mendapat pembaruan keamanan. Kapan harus ganti?
Goa Selarong Bantul akan direvitalisasi dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp425 juta. Dinas Pariwisata mencari dukungan CSR untuk memperbaiki fasilitas.