Pemuda Mabuk Bawa Celurit di Jalan Palagan Sleman Diamankan Polisi
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.
Pelatih kiper PSS Sleman, André Croda saat melatih para kiper PSS Sleman./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Ketatnya jadwal pertandingan BRI Liga 1-2024/2025 yang bakal dijalani PSS usai jeda internasional menjadi perhatian tersendiri bagi Pelatih Kiper PSS Sleman, André Croda.
André mengatakan ketatnya jadwal pertandingan menjadi ekstra perhatian bagi dirinya. Demi meningkatkan performa para penjaga gawangnya di jeda internasional kali ini, dia berupaya mempertahankan kebugaran para kiper Super Elja.
"Menghadapi pekan lanjutan kompetisi pasca jeda internasional, kami dihadapkan pada jadwal pertandingan yang lebih banyak secara beruntun. Kami berupaya secara sungguh-sungguh mempertahanakan apa yang telah dilakukan para penjaga gawang secara individu," kata André pada Selasa (12/11/2024).
André optimis bila Alan Bernardon dan kolega memiliki motivasi tinggi membantu PSS meraih kemenangan demi kemenangan di pekan lanjutan kompetisi mendatang. Hal itu André lihat dari tanggungjawab para pemain saat menjalani sesi latihan.
"Melihat semangat serta tanggungjawab mereka di sesi latihan, saya berkeyakinan para kiper PSS terus menjaga level dan performa tinggi mereka membantu PSS meraih kemenangan," imbuhnya.
Pria berusia 40 tahun tersebut juga menyoroti kesiapan mental dan fisik anak-anak didiknya yang patut diberikan apresiasi. "Saat ini, PSS dilayani dengan sangat baik oleh para penjaga gawangnya," ujarnya.
Selain itu André juga telah menyiapkan sejumlah metode latihan untuk menjaga fisik dan mental para kiper Super Elja.
"Kami memiliki atlet-atlet yang berdedikasi yang bekerja setiap hari dengan tujuan untuk meningkatkan performa dan mencapai tujuan PSS. Selain itu, kami sudah mempersiapkan berbagai metode latihan untuk menjaga kondisi fisik dan mental para kiper tetap prima," tegasnya.
Latihan yang dilakukan oleh para penjaga gawang pada jeda kompetisi kali ini bertujuan untuk mengembangkan dan menjaga aspek teknis, taktis, dan fisik. André ingin ada peningkatan dari sisi ketangguhan mental dan fisik, sekaligus pembenahan aspek teknis dari para kiper.
"Kiper adalah posisi yang tidak hanya mengandalkan keterampilan teknis, tetapi juga memerlukan kekuatan mental dan refleks cepat dalam menghadapi serangan," kata dia.
"Aspek-aspek ini sangat penting kami highlight sebagai kekuatan menghadapi pekan lanjutan kompetisi," imbuhnya.
Pria asal Brasil menambahkan jika jeda internasional akan memberikan banyak manfaat bagi tim pelatih kiper PSS untuk mendorong meningkatkan performa para kiper. André juga secara lugas menyebutkan bahwa dirinya masih perlu mengembangkan kemampuan para kipernya di jeda internasional ini.
"Sejak kami mulai bekerja sama dengan PSS, 96 sesi latihan khusus dan 38 sesi latihan kekuatan khusus telah dilaksanakan hingga saat ini. Untuk periode jeda internasional kali ini, rencananya kami akan melakukan upaya untuk terus meningkatkan dan mengembangkan seluruh aspek teknis, taktis, dan fisik," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.
SIM Indonesia kini diakui di 8 negara ASEAN mulai 2025. Simak daftar negara dan aturan penting sebelum berkendara di luar negeri.
Fitur split-screen Android ternyata bisa meningkatkan produktivitas. Simak 11 cara memanfaatkan layar belah agar multitasking lebih praktis.
Indonesia mengirim delapan wakil ke Singapore Open 2026 untuk mengakhiri puasa gelar yang berlangsung sejak 2023.
Dinkes Gunungkidul menemukan 205 kasus baru TBC melalui program ACF TB yang melibatkan 30 puskesmas sejak April 2026.
Liverpool resmi mengamankan wonderkid Kolombia Samuel Martinez yang dijuluki The Next Kaka setelah mengalahkan Madrid dan Chelsea.