Kejahatan DIY Merajalela, Penjaga TPR Parangtritis Disabet Celurit
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Suasana pertemuan manajemen PSIM dengan dua wadah suporter pada Rabu (13/11/2024) malam di Wisma PSIM Jogja membahas regulasi suporter away./ Harian Jogja - Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA – PSIM Jogja menggelar pertemuan dengan perwakilan suporter untuk membahas pentingnya mematuhi regulasi PSSI terkait larangan suporter away. Dalam pertemuan tersebut, Direktur Utama PSIM Jogja, Liana Tasno, menekankan bahwa pelanggaran aturan ini dapat berdampak buruk bagi klub, baik dari segi finansial maupun reputasi.
"Denda sebesar Rp12,5 juta yang kita terima akibat pelanggaran sebelumnya adalah bukti nyata bahwa kita tidak bisa main-main dengan aturan ini. Jika kita terus melanggar, sanksi yang lebih berat seperti larangan penonton bisa saja terjadi. Ini akan sangat merugikan klub karena kita akan kehilangan sumber pendapatan yang signifikan," kata Liana, di Wisma PSIM pada Rabu (13/11/2024) malam.
Liana juga menegaskan bahwa target utama PSIM adalah lolos ke Liga 1. Namun, hal ini tidak akan mudah tanpa dukungan penuh dari para suporter. "Suporter PSIM harus menjadi teladan bagi suporter sepak bola lainnya di Indonesia. Kita harus menunjukkan bahwa kita bisa mendukung tim kesayangan tanpa harus melanggar aturan," imbuhnya.
BACA JUGA: PSIM Jogja Kembali Kena Sanksi Komdis PSSI
Ketua Panitia Pelaksana PSIM, Wendy Umar, juga mengingatkan bahwa larangan suporter away merupakan bagian dari masa transisi yang ditetapkan oleh PSSI. "Masa transisi ini diperkirakan berlangsung selama dua tahun. Kita berharap dengan adanya koordinasi yang baik antara panitia pelaksana, kepolisian, dan kedua wadah suporter, kita dapat meminimalisir pelanggaran dan menjaga nama baik PSIM," ujar Wendy.
Presiden Brajamusti, Muslih Burhanuddin, mengakui bahwa larangan suporter away memang sulit untuk diterapkan mengingat antusiasme suporter PSIM yang sangat tinggi. Namun, ia meminta para suporter untuk menahan diri dan mematuhi keputusan DPP Brajamusti.
"Kami menyadari bahwa banyak suporter yang rela mengeluarkan banyak biaya dan tenaga untuk mendukung tim kesayangannya. Namun, demi kebaikan PSIM ke depannya, kami mohon pengertian dari seluruh suporter," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.