PSIM Jogja Takluk dari Persikas, Seto Akui Performa Tim di Bawah Rata-Rata

Yosef Leon
Yosef Leon Rabu, 20 November 2024 19:07 WIB
PSIM Jogja Takluk dari Persikas, Seto Akui Performa Tim di Bawah Rata-Rata

Pemain PSIM Jogja berduel dengan pemain Persikas Subang dalam lanjutan Liga 2 yang digelar di Stadion Persikas, Subang, Jawa Barat, Rabu (20/11/1024)./Istimewa-psim jogja

Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja kalah dari Persikas Subang dengan skor 0-1 dalam lanjutan Pegadaian Liga 2 2024/2025 yang digelar di Stadion Persikas, Subang, Jawa Barat, Rabu (20/11/1024). Pelatih Kepala PSIM, Seto Nurdiyantoro, mengakui bahwa performa timnya jauh di bawah ekspektasi.

"Saya ucapkan selamat untuk Persikas Subang yang memenangkan pertandingan ini. Yang kedua kami mohon maaf untuk para suporter yang terus setia membela Laskar Mataram karena hasil yang belum tercapai," ujar Seto seusai pertandingan. 

Seto menyoroti performa individu pemain yang secara keseluruhan dinilai kurang optimal. "Kami lihat performa pemain di bawah performa hampir semuanya. Tetapi apapun itu para pemain sudah berusaha dan berjuang keras untuk memenangkan pertandingan," ujar dia.

Faktor lapangan yang kurang ideal sempat disinggung oleh Seto, tetapi dia menegaskan bahwa hal tersebut seharusnya tidak menjadi alasan utama kekalahan timnya. "Mungkin juga ada faktor-faktor lapangan tapi seharusnya itu tidak menjadi masalah karena yang saya inginkan saat briefing juga bagaimana cara bermain tidak berjalan baik," jelasnya.

Seto juga menyayangkan sikap terlalu percaya diri yang ditunjukkan oleh para pemain. "Sebenarnya ada rasa terlalu percaya diri yang berlebihan tapi apapun itu menjadikan evaluasi kami nanti dan akhirnya dalam permainan yang terburu-buru ingin memenangkan pertandingan itu yang menjadikan bomerang buat kami," kata dia.

BACA JUGA: Takluk 0-1, PSIM Jadi Tim Pertama yang Dikalahkan Persikas Subang di Liga 2 2024/2025

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi ambisi PSIM untuk menembus tiga besar klasemen. Seto pun siap menerima segala konsekuensi dari hasil buruk ini, termasuk kemungkinan diganti oleh manajemen.

"Dengan counter attack-nya kami tidak siap. Tetapi apapun itu biarkan itu menjadikan evaluasi tim pelatih dan menjadikan evaluasi para pemain tentang hasil tentunya saya yang bertanggung jawab, tentang kelanjutannya nanti manajemen yang menentukan nanti apakah saya tetap di sini atau tidak. Tapi selama ini saya masih terfokus untuk tim ini untuk bisa lolos ke tiga besar," tegasnya.

Sementara itu, pemain belakang PSIM, Samuel Christianson, juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung Laskar Mataram. "Saya dari pemain meminta maaf karena belum bisa membawa hasil yang positif ke Jogjakarta dan dari sisi pemain kami akan mengevaluasi, baik dari sisi bertahan ataupun menyerang," ujar Samuel.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online