Bupati Pemalang Peras ASN dan Swasta demi Urus Perkara di KPK
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung saat berlaga di babak 32 besar India Open 2025 di New Delhi, India, Selasa (14/1/2025)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung memastikan tiket di babak semifinal India Open 2025 setelah menumbangkan wakil tuan rumah Pusarla V. Sindhu, Jumat (17/1/2025).
Pada laga perempat final yang digelar di New Delhi tersebut, Gregoria menang atas Pusarla V. Sindhu melalui rubber game 21-9, 19-21, 21-17.
Turun sebagai unggulan keempat dalam turnamen BWF Super 750 ini, Gregoria tampil dominan pada gim pertama.
Dengan variasi serangan dan pertahanan yang solid, dia tidak memberikan kesempatan kepada Sindhu untuk mengembangkan permainannya pada gim awal ini.
Pada gim kedua, Gregoria masih bermain dengan pola atau strategi yang tidak jauh berbeda. Akan tetapi kali ini lawan mulai bisa mengantisipasi bola-bola dari Gregoria dengan cukup baik, sehingga laju perolehan poin menjadi lebih rapat dan ketat.
Sempat memberikan tekanan pada poin-poin kritis, Gregoria harus melanjutkan perjuangannya di gim ketiga karena gim kedua direbut oleh Sindhu dengan skor tipis 21-19.
Gim pamungkas kembali berjalan sengit, dengan kedua pemain sama-sama menunjukkan ketangguhannya di lapangan.
Namun, kali ini Gregoria mencoba untuk bermain lebih sabar dan tenang pada momen-momen penentuan.
Ketika papan skor menunjukkan angka 17-17, peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 itu tidak lengah dan berusaha untuk terus memperlebar margin, hingga akhirnya memenangi laga dengan tempo 1 jam 2 menit tersebut.
Masih ada satu wakil Indonesia lainnya yang akan bertanding pada babak perempat final India Open 2025 pada Jumat malam.
Tunggal putra unggulan kedua Jonatan Christie bakal bersua dengan wakil Taiwan Lin Chun-Yi pada partai perempat final.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 31 Juli 2026 tersedia 12 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Palur hingga Yogyakarta.