Hizbullah Klaim Luncurkan 20 Serangan ke Tentara Israel
Hizbullah mengklaim melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata.
Jonatan Christie./Instagram badminton.ina
Harianjogja.com, JAKARTA—Setelah dikalahkan oleh wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn dengan skor 21-18, 17-21, dan 18-21 di partai final Indonesia Masters 2025, pebulutangkis Jonatan Christie menyoroti pentingnya percepatan regenerasi pada sektor tunggal putra Indonesia.
“Saya rasa, itu menjadi PR [pekerjaan rumah] untuk tim tunggal putra Indonesia,” kata Jonatan dalam jumpa pers seusia pertandingan, Minggu (26/1/2025).
Menurut tunggal putra peringkat tiga dunia itu, promosi bagi pemain-pemain junior seperti Alwi Farhan, Mohammad Zaki Ubaidillah, hingga Yohanes Saut Marcellyno untuk bermain di turnamen-turnamen dengan level yang lebih tinggi, menjadi krusial saat ini.
Terlebih, saat ini masih belum ada tunggal putra lain selain Jonatan dan Anthony Sinisuka Ginting yang menghuni daftar 20 besar dunia. “Misalnya seperti Alwi, Saut, Ubed, harus segera lebih banyak diberikan jam terbang. Jangan hanya melihat hasilnya dulu, kita beri jam terbang untuk mereka menghadapi pemain yang levelnya di atas mereka, untuk kemudian dievaluasi [penampilannya], dan harapannya bisa menumbuhkan kepercayaan diri mereka,” jelas Jonatan.
Juara All England Open 2024 itu melanjutkan, perjalanannya untuk bisa mencapai posisinya sekarang juga dimulai dari promosi yang terus-menerus dilakukan. “Dulu saya juga seperti itu. Dengan tidak adanya senior, mau tidak mau harus di-push terus. Pelan-pelan. Melangkah dari kualifikasi, perlahan lalu masuk quarter final, dan seterusnya. Proses itu perlu ditumbuhkan kepada anak-anak, terlebih junior-junior saya,” kata Jonatan.
BACA JUGA: Indonesia Masters 2025, Jojo Kalah dari Wakil Thailand di Partai Final
Kepercayaan diri dan dahaga akan kemenangan, tidak hanya penting bagi atlet junior, melainkan juga pemain yang sudah tidak asing dengan gelar seperti Jonatan.
Kekalahannya di partai puncak Indonesia Masters 2025 menjadi catatan tersendiri bagi dirinya agar bisa melangkah maju pada kejuaraan-kejuaraan lain yang sudah menanti di depan mata, salah satunya All England Open 2025. “Saya merasa gagal karena target awal saya pribadi dan pelatih ingin juara di Indonesia Masters. Dengan adanya kans hari ini belum bisa saya manfaatkan dengan baik. Eksekusinya kurang baik,” kata Jonatan.
“Akan tetapi, ada sisi positif juga. All England masih ada satu bulan lagi [untuk persiapan]. Saya harap kepercayaan diri saya di lapangan bisa timbul dan menjadi suatu hal yang akan saya bawa di All England nanti.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Hizbullah mengklaim melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 13 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Daftar lengkap lokasi pemadaman listrik sementara di Yogyakarta, Sleman, Sedayu, dan Gunungkidul pada Rabu, 13 Mei 2026. Cek jadwal pemeliharaan jaringan PLN di
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Rabu 13 Mei 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Update prakiraan cuaca Jogja dan sekitarnya untuk Rabu, 13 Mei 2026. Cek daftar wilayah yang berpotensi hujan ringan serta pantauan suhu udara di seluruh DIY.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.